Suara.com - Atlet atletik 100 meter lari gawang dan sapta lomba andalan Indonesia, Emilia Nova, kerap tampil trendi di lintasan. Baik saat latihan maupun saat menjalani pertandingan, Emil --sapaan akrab Emilia Nova-- tidak pernah lupa mengenakan kaca mata hitam.
Dengan postur semampai, wajah rupawan dan bertubuh atletis, ditambah selera fesyen yang nyentrik, penampilan Emilia Nova selalu mengundang perhatian. Baik diluar maupun di dalam lapangan.
Namun, dibalik semua itu, ternyata ada riwayat medis yang membuat Emil tampil beda. Bagi atlet 23 tahun itu, penggunaan kacamata khusus lari, punya dampak besar bagi penampilannya di lapangan.
"Aku punya masalah sama matahari. Jadi kalau melihat langsung itu jadi migrain dan suka nggak konsen," ungkap Emilia Nova saat ditemui di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat.
"Sedangkan aku kan harus fokus melihat gawang, jadi aku pakai kacamata," sambung peraih medali perak SEA Games 2017 Malaysia.
Emil mengaku sudah menggunakan kacamata sejak lama. Hal itu dianjurkan langsung oleh sang pelatih, demi menunjang performanya di atas lintasan.
"Itu (penggunaan kacamata khusus) berpengaruh banget. Kalau tidak pakai, ngeliat gawang jadi nggak jelas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko