Suara.com - Juara dunia tujuh kali MotoGP, Valentino Rossi (Movistar Yamaha), gagal mengulangi sukses di GP Belanda yang digapainya musim lalu. Pada balapan di Sirkuit Assen, Minggu (01/07/2018), The Doctor hanya bisa menduduki peringkat kelima alias tidak naik podium.
Padahal, lelaki kelahiran Urbino, Italia itu mengawali balapan dengan cukup meyakinkan. Start dari posisi ketiga, tampaknya ia bakal kembali merajai Assen. Khususnya saat putaran hanya bersisa enam lap lagi dan ia memimpin di posisi terdepan.
Namun, Marc Marquez (Repsol Honda) yang berada di posisi ketiga mampu menyalip Rossi dan Andrea Dovizioso sekaligus hanya dalam satu gerakan. Marquez pun tidak terbendung sampai menyentuh garis finish, meski ada kejadian bersenggolan dengan Alex Rins (Suzuki Ecstar).
"Sangat ketat, sangat sulit, lagi sungguh menarik," begitu Rossi mengomentari jalannya balapan di Assen seperti dilansir dari Crash, Senin (02/07/2018).
Meski gagal mengulangi catatan apik di Assen musim lalu, Rossi menilai penampilannya tak terlalu buruk saat turun di GP Belanda 2018.
"Saya senang, karena bisa tampil bersama rider lain, bertarung sangat keras, sehingga bisa menyajikan tontonan bermutu bagi pemirsa," tandas rider yang punya alias The Doctor, Valentinik, dan Rossifumi.
"Kalau pun ada kekecewaan, ini terjadi karena saya cuma mampu bertengger di posisi kelima."
Sementara rekan satu tim Rossi, Maverick Vinales yang menunjukan performa bagus saat kualifikasi hanya mampu finish di belakang Rins dan Marquez.
Ini menjadikan Yamaha belum mampu meraih poin untuk klasemen konstruktor. Lebih dari satu tahun atau tepatnya 18 seri balapan, tim ini belum mampu mendulang perolehan angka.
Baca Juga: Demi Rokok, Jainuri Tembak Kasir Indomaret
Sementara dalam klasemen sementara rider, Rossi berada di posisi kedua setelah Marquez di tempat pertama, dan Vinales di tempat ketiga. Ia tertinggal 41 poin dari The Baby Alien atau Si Semut Cervera, Marquez, serta lebih unggul enam poin saja dari Vinales.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026