Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto tak gentar menghadapi pasangan juara dunia 2017 asal Cina, Liu Cheng / Zhang Nan di babak perempat final Indonesia Open 2018 yang akan berlangsung Jum'at (6/7/2018) sore nanti.
"Mungkin kita ketahui bahwa mereka adalah juara dunia tahun lalu. Mereka sangat berpengalaman, khususnya Zhang Nan yang juga menjuarai Olimpiade (2016 Rio bersama Fu Haifeng). Tapi intinya kami akan siap dan fokus," kata Rian Ardianto di Istora Senayan, Jakarta Pusat.
Ganda putra rangking 10 dunia itu sudah pernah bertemu satu kali dengan Liu Cheng / Zhang Nan di babak pertama turnamen Singapore Open 2017 dan berhasil meraih kemenangan dengan skor 21-18, 21-19.
Hal itu disebut Fajar akan menjadi modal bagus selain dirinya dan Rian harus tetap mempersiapkan diri secara matang, khususnya dalam aspek stamina dan mentalitas bertanding.
"Kalau saya pribadi akan mempersiapkan aspek stamina. Kalau saat ini masih kurang baik. Menghadapi Liu / Zhang harus bisa lebih baik, terutama terkait fokus di lapangan. Jangan pernah capek, kami harus paksakan dan pikiran kita harus tetap berada di lapangan," kata Fajar.
Fajar / Rian melenggang ke babak perempat final usai mengandaskan perlawanan sengit pasangan Belanda, Jelle Maas / Robin Tabeling dengan skor 21-18, 19-21, dan 21-14.
Hal itu sekaligus memastikan Indonesia mengirim tiga wakil ganda putra di babak delapan besar. Sebelumnya, ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon dan Berry Angriawan / Hardianto lebih dulu lolos usai mengandaskan perlawanan lawan masing-masing.
Sementara Liu Cheng / Zhang Nan yang di Indonesia Open 2018 menjadi unggulan ketiga, melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan kompatriotnya sendiri, Huang Kaixiang / Wang Yilyu dengan skor 15-21, 21-13, dan 21-13.
Berita Terkait
-
Setelah Juara Langsung Jadi Manusia Silver: Kutukan Ganda Putra Indonesia?
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
PBSI Tarik Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin dari Australian Open 2026, Ini Alasannya
-
Gagal Total di Indonesia Open 2026, PBSI Tarik Fajar/Fikri dari Australia Open
-
Raymond/Nikolaus Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko