Suara.com - Atlet panahan putri Indonesia, Dellie Threesyadinda mengaku punya target pribadi di Asian Games 2018. Pemanah spesialis compound ini ingin memecahkan rekor poin yang didapatnya selama menjalani pemusatan latihan di Surabaya.
Seperti diketahui, Dinda--sapaan akrab Dellie Threesyadinda-- berhasil mencatatkan poin 335 pada sesi latihan yang berlangsung di lapangan panahan KONI Surabaya. Catatan itu hampir mendekati poin sempurna yaitu 360 dari 36 percobaan.
"Secara perorangan saya ingin pecah rekor saya sendiri. Terakhir rekor saya latihan mendapat 355, sempurnanya di 360 poin," kata Dellie Threesyadinda di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (24/7/2018).
"Jadi, untuk menggapai itu, saya harus bisa mengalahkan batasan saya, apakah saya mampu menggapai lebih dari 355 poin," sambung putri dari legenda pemanah Indonesia, Lilies Handayani.
Di Asian Games 2018, Dellie Threesyadinda akan turun di nomor compound beregu. Raihan poin maksimal dari segi perorangan tentunya akan membantu tim meraih poin tinggi.
Meski mengaku sulit, dengan persiapan maksimal dan terinci yang sudah dilaksanakannya selama berbulan-bulana, peraih medali perunggu di cabang panahan nomor compound beregu SEA Games 2017 itu percaya diri, ambisinya mampu terbayar di Asian Games nanti.
"Terakhir skor saya 352, yang 355 itu dua minggu lalu. Untuk mencapai target itu memang cukup sulit. Kendala terbesar itu busa cuaca, dan perasaan ragu dalam diri kita. Namun, bagaimanapun caranya saya harus bisa 355 lagi. Atau kalau bisa melebihi dari itu," tukasnya.
Berita Terkait
-
Dibandingkan dengan Olimpiade Paris, Pembukaan Asian Games 2018 Kembali Ramai Dibahas
-
Jadi Wasit Timnas U-23 vs Korsel, Shaun Evans Pernah Bikin Indonesia dan Persib Bandung Ngamuk
-
Kisah Kim Min-jae: Pernah Main di Indonesia, Kini Gabung Bayern Munich
-
Raja Sapta Oktohari: Presiden Jokowi Layak Diangkat Jadi Bapak Olahraga Indonesia
-
Profil Kim Min-jae, Bek Anyar Napoli Asal Korsel yang Pernah Main di Indonesia
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026