Suara.com - Tim wushu Indonesia harus puas meraih medali perunggu di nomor Sanda 70 kg putra, setelah Puja Riyaya kalah melawan Zhanwei Shi asal Cina, dalam laga semifinal cabang olahraga wushu Asian Games 2018 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (22/8/2018) malam.
Puja Riyaya yang tampil secara agresif mampu menampilkan permainan terbaiknya melawan atlet Cina tersebut. Namun Puja harus mengakui keunggulan Zhanwei dalam dua ronde langsung.
Di ronde pertama, dua kali tendangan kaki kiri yang diberikan Puja berhasil ditangkap Zhanwei yang langsung menggunakan teknik membanting sehingga menyebabkan Puja terjatuh.
Namun Puja tidak mau menyerah, beberapa kali tendangannya mengenai Zhanwei, bahkan mampu membuat pewushu Cina itu harus tersungkur di atas matras. Namun keunggulan poin membuat Puja menelan kekalahan di ronde pertama.
Di awal ronde kedua, kedua pewushu itu langsung agresif melakukan serangan, Puja berhasil memanfaatkan kelengahan Zhanwei sehingga mampu menjatuhkan lawannya tersebut.
Di ronde kedua, Puja nampak menerapkan strategi yang sama yaitu melakukan tendangan dengan kaki kiri namun berhasil ditangkap Zhanwei sehingga membuatnya terjatuh dua kali.
Puja berusaha melakukan serangan balik, pukulan yang dilancarkannya beberapa kali mengenai bagian perut Zhanwei. Namun ronde kedua berhasil dimenangkan Zhanwei yang mengantarkannya ke babak final nomor Sanda 70 kg putra.
Di babak final yang akan berlangsung Kamis (23/8/2018), Zhanwei akan menghadapi Mohsen Mohammadseifi asal Iran yang berhasil mengalahkan Gwansik Ham asal Korea di laga semifinal. (Antara)
Baca Juga: Akun Cak Imin Di-suspend, Ini Kata Twitter Indonesia
Berita Terkait
-
Edgar Xavier Buka Kemungkinan Jadi Pelatih Wushu usai SEA Games 2025
-
Wushu Indonesia Juara Umum SEA Games 2025, Sabet 9 Medali
-
Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Koleksi 46 Medali Emas, Jauhi Vietnam
-
Tambah 2 Emas, Wushu Indonesia Penuhi Target SEA Games Thailand 2025
-
Hasil SEA Games 2025: Performa Impresif Edgar Xavier Hasilkan Medali Emas
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar