Suara.com - Tim balap sepeda Indonesia kembali memberikan sumbangsih medali di pentas Asian Games 2018. Kali ini, medali datang dari disiplin BMX.
Medali pertama didapat dari nomor BMX putri. Pebalap BMX Indonesia, Wiji Lestari, meraih medali perunggu dengan catatan waktu 40,788 detik, Sabtu (25/8/2018), di Pulo Mas International BMX Center, Jakarta.
Perempuan berusia 20 tahun ini belum mampu bersaing dengan atlet Cina, Yaru Zhang, dan Chutikan Kitwanitsathian (Thailand).
Baca Juga: Indonesia Tambah 1 Emas, Perolehan Sementara Medali Asian Games
Zhang meraih medali emas kelas BMX putri dengan waktu 39,643 detik. Dia unggul 0,736 detik dari Kitwanitsathian yang meraih medali perak.
Sementara itu, medali kedua Indonesia dari disiplin BMX datang dari sektor putra. Pebalap BMX putra andalan Indonesia, I Gusti Bagus Saputra, menyumbang medali perak.
Medali tersebut didapatnya setelah mencatat waktu 34,414 detik. Dia 0,745 detik lebih lambat dari pebalap sepeda BMX Jepang, Yoshitaku Nagasako, yang meraih medali emas.
Sedangkan, medali perunggu BMX putra diraih atlet Filipina, Daniel Patrick Caluag.
Hasil ini membuat tim balap sepeda Indonesia sejauh ini menyumbang 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu di Asian Games 2018.
Baca Juga: Jadwal Tim Indonesia di Asian Games 2018, Sabtu 25 Agustus
Dua medali emas Indonesia sebelumnya dari cabang balap sepeda didapat dari disiplin balap sepeda gunung (mountain bike) kelas downhill putra dan putri, melalui atlet Khoiful Mukhib dan Tiara Andini Prastika.
Tim downhill Indonesia juga menyumbang medali perunggu Asian Games 2018 di sektor putri, yang disumbangkan Nining Porwaningsih.
Berita Terkait
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Jokowi Akan Sambangi Sejumlah Daerah, Pengamat Soroti Strategi Politik Jangka Panjang
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja
-
DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Diramaikan Sandiaga Uno, Ajang Lari 5K di Senayan Kampanye 10 Ribu Langkah Per Hari
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026