Suara.com - Atlet karate putri Indonesia, Ceyco Georgia Zefanya Hutagalung, mengakui penampilannya di Asian Games 2018 tak memuaskan.
Dia pun bertekad untuk menebusnya bila terpilih tampil di SEA Games 2019 Filipina.
Asian Games 2018 sendiri menjadi debut bagi Ceyco di multicabang olahraga empat tahunan tersebut. Sayangnya, penampilan perdananya kurang berjalan dengan baik.
Baca Juga: Bonus Asian Games, Atlet Anak Pekerja Migran Diberi Rp 50 Juta
Juara Asia 2014 di Malaysia ini langsung tersingkir di babak 8 Besar kelas -68 kg putri. Ceyco harus mengakui keunggulan karateka Vietnam, Nguyen Thi Ngoann, dengan skor 1-5.
Ceyco menilai dari segi persiapan dirinya sudah sangat mantap turun di Asian Games 2018. Namun, saat pertandingan, semuanya berjalan tak sesuai rencana.
"Saya juga enggak tahu ya kenapa bisa kalah di partai pertama, tapi ya bagaimana pun semua sudah rencana Tuhan, yang penting saya sudah melakukan yang saya bisa," kata Ceyco usai pertandingan di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Untuk menebus kegagalannya di Asian Games 2018, Ceyco bertekad untuk mewujudkan mimpinya membela Indonesia di SEA Games 2019.
Demi menggapai mimpinya, Ceyco mengaku akan berlatih lebih keras. Khusunya dia ingin meningkatkan aspek mental dan teknik.
"Semoga bisa terpilih lagi di SEA Games 2019, dan bisa ikut lagi membawa nama Indonesia," kata peraih medali emas Kejuaraan Dunia Karate WKF Kadet, Junior, dan U-21 2015.
Baca Juga: Asian Games 2018 Sukses, Prabowo Subianto Puji Pemerintah
"Untuk itu saya akan mempersiapkan teknik saya dan mempertajamnya agar saya bisa lebih yakin dan percaya diri saat pertandingan nanti," pungkas karateka kelahiran Jakarta, 24 Juni 1999.
Berita Terkait
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Perjalanan Manis Janice Tjen di 2025: Tembus 50 Besar Dunia dan Rajai SEA Games
-
Paradoks Sepakbola: Kisah Manis dan Pahit Indra Sjafri di Ajang Sea Games
-
The Karate Kid: Chemistry Epik Jackie Chan dan Jaden Smith di Jantung Beijing, Malam Ini di Trans TV
-
Erick Thohir Jelaskan Kapan Bonus Medali Emas SEA Games 2025 Cair
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Tantangan Berat Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026: Perang Saudara hingga Lawan Unggulan
-
Undian Maut Malaysia Open 2026: Jafar/Felisha Dihadang Tembok Tebal Tuan Rumah
-
Malaysia Open 2026 Hadirkan 'Perang Saudara', Dua Wakil Indonesia Langsung Saling Berhadapan
-
Hasil Undian Malaysia Open 2026: Wakil Indonesia Langsung Hadapi Lawan Tangguh Sejak Babak Awal
-
Putri KW Tak Pasang Target Muluk-muluk di Malaysia Open 2025
-
Alwi Farhan Jadikan Malaysia Open 2026 Titik Awal Perburuan Tiket BWF World Tour Finals
-
IBL 2026: Misi Tangerang Hawks Melangkah Lebih Jauh
-
FIBA Tetapkan Dame Diagne sebagai Pemain Lokal di IBL, Boleh Perkuat Timnas Basket Indonesia
-
Sirkuit Mandalika Dibuka untuk Umum, Turis Bisa Rasakan Sensasi Jadi Pebalap
-
Naomi Osaka Curhat Sulitnya Jadi Petenis Profesional Sekaligus Ibu