Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, meraih tiket semifinal Korea Open 2018 usai mengalahkan wakil tuan rumah, Heo Kwang Hee, di babak perempat final, Jumat (28/9/2018).
Bertanding di SK Handball Stadium, Seoul, Tommy harus berjuang selama 1 jam sebelum menang rubber game dengan skor 15-21, 21-19 dan 21-9.
Tommy sempat terlambat panas pada game pertama. Putra legenda bulutangkis Indonesia, Icuk Sugiarto, ini sempat tertinggal jauh 4-12.
Perlahan-lahan Tommy mulai mengejar defisit poin. Enam poin beruntun yang dibukukannya sempat membuat dirinya berbalik unggul 15-14.
Namun, Heo yang bermain di kandang sendiri, akhirnya menyudahi perlawanan ranking 14 dunia tersebut setelah membukukan tujuh poin beruntun dan menutup game pertama dengan kemenangan 21-15.
Di game kedua, Tommy mencoba bangkit. Berkali-kali dia unggul 9-5, 13-8, dan 18-15. Heo tak mau menyerah begitu saja, dia mampu menyamakan kedudukan menjadi 18-18, bahkan berbalik unggul 18-19.
Namun, Tommy akhirnya memaksa Heo bertekuk lutut dengan kemenangan 21-19 di game kedua. Hasil ini membuat pemenang laga harus ditentukan lewat game ketiga.
Di game penentuan, Tommy praktis tidak mendapat perlawanan. Dia langsung melesat hingga memastikan melaju ke semifinal Korea Open 2018 setelah menutup game ketiga dengan skor telak 21-9.
Pada babak semifinal Korea Open 2018 besok, Sabtu (29/9/2018), Tommy sudah ditunggu juniornya sewaktu di pelatnas PBSI, Jonatan Christie.
Baca Juga: Pelatih : Meski Lelah Fisik dan Mental, Jojo Harus Terus Berjuang
Jojo—sapaan akrab Jonatan—meraih tiket semifinal Korea Open 2018 setelah menang straight game dari wakil Cina, Zhao Junpeng, dengan skor 21-17 dan 21-16.
Pertemuan tersebut membuat Indonesia dipastikan mendapat satu tempat di babak final Korea Open 2018 yang akan berlangsung, Minggu (30/9/2018).
Tag
Berita Terkait
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Tak Menyangka Juara Indonesia Open, Victor Lai: Rasanya Masih Bermimpi
-
Kalahkan Jojo di Indonesia Open 2026, Victor Lai Akui Dilatih Orang Indonesia
-
Kandas di Final, Jonatan Christie Gagal Akhiri Puasa Gelar Indonesia Open
-
Jonatan Christie Tersungkur di Istora, Puasa Tunggal Putra Merah Putih di Indonesia Open Berlanjut
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko