Suara.com - Kontingen Indonesia menambah raihan medali di Asian Para Games 2018 melalui Ni Nengah Widiasih yang turun di kelas 41 kilogram cabang olahraga powerlifting.
Ni Nengah berhasil meraih medali perak setelah sukses mencatatkan angkatan terbaik seberat 97 kilogram dalam pertandingan yang berlangsung di Balai Sudirman, Jakarta, Minggu (7/10/2018).
Angkatan 97 kilogram berhasil dicatatkan Ni Nengah saat percobaan angkatan pertama. Di dua angkatan terakhir dirinya tak mampu memperbaiki catatan angkatan usai gagal mengangkat beban seberat 101 kilogram.
Medali emas berhasil diraih atlet powerlifting Cina, Cui Zhe yang juga merupakan rival Ni Nengah saat bertanding di Paralimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil.
Cui Zhe merengkuh medali emas usai mencatatkan angkatan terbaik seberat 100 kilogram, atau hanya berselisih 4 kilogram dari rekor dunia powerlifting kelas 41 kilogram.
Sementara peraih medali perunggu berhasil diraih atlet powerlifting asal Suriah, Baddour Noura yang sukses mencatatkan angkatan seberat 91 kilogram.
Hasil ini membuat Ni Nengah berhasil mengulangi prestasi saat turun di Asian Para Games 2014, Incheon, Korea Selatan. Saat itu dirinya juga berhasil meraih medali perak juga di kelas 41 kilogram.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Misi Balas Dendam di Madrid! Tim Panjat Tebing Indonesia Bidik Jasil Maksimal di China
-
Tersingkir dari Singapura Open, Amallia/Fadia Langsung Fokus ke Indonesia Open 2026
-
Terjegal di Singapura, Tiwi/Fadia Geber Persiapan Jelang Indonesia Open 2026
-
Kejurnas Passion Drift 2026 Bandung: Drifter Kembar 13 Tahun Bikin Geger Kelas PRO AM
-
Kiandra Ramadhipa Petik Banyak Pelajaran dari Debut Moto3 Junior, Siap Bangkit di Estoril
-
Kiandra Ramadhipa Tembus Lima Besar Klasemen Sementara Moto3 Junior 2026
-
Raymond/Joaquin Resmi Mundur dari Singapore Open 2026, Ini Alasannya
-
Kimi Antonelli Juara GP Kanada 2026, Perlebar Keunggulan di Klasemen F1
-
Nikmati Masa Pensiun, Viktor Axelsen Kini Fokus Keluarga dan Bisnis Investasi
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara