Suara.com - Gregoria Mariska Tunjung tak dapat melanjutkan pertandingan babak perempat final French Open 2018. Pada laga melawan Akane Yamaguchi (Jepang), Gregoria mundur pada kedudukan 15-21, 6 - 11 karena ia mengalami cedera pinggang.
Kondisi ini mulai dialaminya saat bertanding di babak kedua Denmark Open 2018 pekan lalu. Kala itu, Gregoria berhasil menembus babak semifinal.
Rasa nyeri pada pinggangnya mulai dirasakan Gregoria pada pertengahan game pertama saat melawan Yamaguchi. Ada satu gerakan saat mengambil shuttlecock di depan net, yang membuat cedera pinggangnya kembali kambuh.
"Di game pertama ada pukulan di depan net, mungkin tidak tepat, sakitnya langsung menjalar ke atas dan bawah badan, lalu bagian kiri badan saya mati rasa," kata Gregoria setelah pertandingan.
"Selain itu ada beberapa kali reli dan memaksa saya untuk loncat, mungkin kaget dan saat itu sakitnya sudah tidak bisa ditahan lagi. Jadi saya memutuskan untuk mundur saja, karena sudah tidak bisa lari lagi," ujarnya kepada Badmintonindonesia.org.
Gregoria dijadwalkan untuk mengikuti tiga turnamen berurutan di Denmark Open, French Open dan SaarLorLux Open 2018 di Jerman pada pekan depan.
"Sejauh ini mau dilihat dahulu kondisinya seperti apa, kalau memungkinkan ya main di Jerman, kalau tidak memungkinkan ya harus mundur. Sekarang mau coba diterapi dulu dan lihat sejauh mana perkembangannya," kata Minarti Timur, Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI yang mendampingi Gregoria.
Indonesia mengirim dua wakil ke babak semifinal French Open 2018 lewat pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo / Marcus Fernaldi Gideon dan pasangan ganda putri Greysia Polii / Apriyani Rahayu.
Baca Juga: Serangan Jet Israel Hancurkan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko