Suara.com - CLS Knights Indonesia memasuki musim keduanya di Asean Basketball League (ABL). Di kompetisi musim 2018-2019 ini, mereka pun mematok target menembus babak playoffs.
“Pastinya kita ingin lolos ke playoffs. Tapi semua itu harus diawali dengan fokus CLS Knights musim ini, yakni “Fresh Start dan Great Team Chemistry” (awal yang baru dan suasana tim yang harmonis)," kata Managing Partner CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (7/11/2018).
Itop -sapaan akrab Christopher Tanuwidjaja- menyebut lolos playoffs merupakan target yang cukup realistis bagi CLS Knights. Pergantian pelatih dan kehadiran beberapa pemain baru dirasa akan memudahkan jalan menuju target tersebut.
Posisi Heru Setyo Nugroho sebagai pelatih kepala akan digantikan eks pebasket NBA di tim Indiana Pacers dan Charlotte Hornets era 1990-an, Brian Maurice Rowsom. Heru sendiri tak didepak, namun ia akan berubah peran menjadi asisten pelatih.
Itop mengatakan, di ABL musim 2018-2019 ini, para pemain muda juga akan diberikan menit bermain yang lebih banyak.
"Hadirnya pemain asing baru, yakni Montay Brandon (203cm), Stephen Lane Hurt (211cm) dan eks pemain Saigon Heat, Maxie Esho (206cm), kami berharap bisa membawa dampak yang positif untuk tim,” ujar Itop.
Brian Maurice Rowsom selaku pelatih anyar, pun mengaku optimis menyambut musim baru bersama CLS Knights. Meski belum lama melatih, dirinya mengaku terkesan dengan etos kerja para pemain klub berjuluk Ksatria Indonesia tersebut.
"Pemahaman intelektualitas basket mereka sangat bagus dan mereka tidak pernah puas untuk terus mengembangkan skill. Sebagai pelatih, saya merasa terbantu oleh attitude dan work ethic mereka. Selanjutnya kami akan bersiap untuk pertandingan pertama pada 18 November melawan tuan rumah Saigon Heat," ungkap Rowsom.
Lebih jauh, Sandy Febriansyah Kusuma selaku pemain lokal senior, menyambut baik target yang dicanangkan CLS Knights tahun ini. Dirinya dan pemain lainnya siap menyambut musim baru.
Baca Juga: Piala AFF 2018: Andik Vermansyah Rela Hanya Jadi Pemain Pelapis
"Kami semua sudah siap untuk meraih target tim di season ini. Sinergi pelatih baru dan pelatih lama juga kompak dalam membentuk tim ini untuk mencapai goal yang ingin kita dapatkan. Beberapa pemain baru yang telah bergabung juga membuat kita makin haus untuk mengejar hasil yang lebih baik lagi," tukasnya.
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
Aidan Heslop dan Jonathan Paredes Tampil Spektakuler di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026
-
Alwi Farhan Singkirkan Unggulan Pertama, Lolos ke Perempat Final Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Sebut Cedera Saraf Lebih Mengerikan dari Patah Tulang
-
Marco Bezzecchi: Mimpi Bagi Semua Pembalap Bisa Menang di Muggello
-
Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Italia 2026
-
Marc Marquez Fokus Cari Kenyamanan saat Comeback di MotoGP Italia 2026
-
Hasil Singapore Open 2026: Kalahkan Wakil Denmark, Fajar/Fikri Lolos ke Perempatfinal
-
Hilang Fokus, Sabar/Reza Tersingkir di Babak 16 Besar Singapore Open 2026
-
Marc Marquez Siap Comeback di MotoGP Italia 2026