Suara.com - Dua pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja, berhasil melewati babak pertama Malaysia Masters 2019, Rabu (16/1).
Mereka menyusul sang senior Tontowi Ahmad/Debby Susanto yang lebih dulu lolos ke babak kedua Malaysia Masters pada, Selasa (15/1/2019) kemarin.
Praveen/Melati lolos usai mengalahkan wakil Cina, Ren Xiangyu/Zhou Chaomin, dengan skor 21-13 dan 21-19.
Butuh waktu 30 menit bagi Praveen/Melati untuk merebut tiket babak kedua Malaysia Masters 2019.
Sementara Hafiz/Gloria yang menjadi unggulan ketujuh, mengalahkan wakil Cina Taipei, Lu Ching Yao/Lee Chia Hsin. Mereka menang dengan skor 21-10 dan 21-18.
Menurut Praveen kemenangan atas Ren/Zhou disebabkan pola permainan mereka tak mampu dibaca lawan. Saat lawan sudah menemukan ritme, mereka sudah punya strategi untuk mengantisipasinya.
"Kami lebih siap dan mereka juga masih bingung bola kami seperti apa. Game kedua mereka coba mengubah pola, tapi kami sudah bisa mengantisipasinya," kata Praveen dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (16/1/2019).
Sementara Melati mengaku sudah mewaspadai Ren/Zhou sejak awal. Bocoran dari dua juniornya di Pelatnas PBSI menjadi bahan menganalisis kekuatan pasangan peringkat 116 itu.
"Kalau kata Akbar (Bintang Cahyono)/Winny (Oktavia Kandow) sama Alfian (Eko Prasetya)/Mar (Marsheilla Gischa Islami) yang sudah pernah ketemu lawan yang ini, memang katanya bagus. Cuma tadi di lapangan mereka kayak enggak keluar dan mungkin belum tahu bola-bola kami juga," beber Melati.
Baca Juga: Usai Juara, Tunggal Putri Diminta Main Nekat di Malaysia Masters
Di babak kedua, Praveen/Melati akan menghadapi Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.
Ini akan menjadi pertemuan kedua antar dua ganda campuran yang digadang-gadang jadi penerus Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tersebut.
Pertandingan babak kedua Malaysia Masters 2019 akan berlangsung besok, Kamis (17/1/2019), di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia.
Tag
Berita Terkait
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Ketenangan di Poin-poin Akhir Antar Rehan/Gloria ke Perempat Final Australian Open 2026
-
Hattrick Gelar di Asia! Christiansen/Boje Nangis Haru Usai Rajai Indonesia Open 2026
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko