Suara.com - Pacific Caesar Surabaya membuka peluang menuju babak play-off usai menang telak 92-66 atas Satya Wacana Salatiga pada seri ketujuh Indonesia Basketball League (IBL) 2018/2019 yang berlangsung di GOR Bima Sakti, Malang, Minggu (10/2/2019).
Pacific bermain menekan sejak kuarter pertama. Tercatat, perolehan poin Indra Muhammad dan kawan-kawan pada tiap kuarter tak sekalipun mampu diungguli oleh Satya Wacana.
Pelatih Pacific, Kencana Wukir, pun bersyukur timnya mampu meraih kemenangan. Pasalnya, sebelum laga bergulir, dirinya sudah mengantisipasi gaya main Satya Wacana yang dinilai selalu merepotkan setiap lawan.
"Bersyukur bisa menang, tapi saya melihat bukan Pacific yang bermain bagus. Satya Wacana tidak bermain sebagaimana biasa," celoteh Kencana Wukir dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (10/2/2019).
"Sebelumnya saya menduga (pertandingan antara kedua tim) akan berlangsung ketat. Satya Wacana tidak pernah membuat lawan menang mudah," jelasnya.
Kemenangan ini sendiri membuat Pacific kokoh bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Divisi Putih, dengan enam kemenangan dari 16 kali bertanding.
Sebagai informasi, hanya tiga tim dari Divisi Merah dan Divisi Putih yang berhak melaju ke babak play-off IBL 2018/2019. Dua tim teratas dari masing-masing divisi akan langsung menunggu di babak semifinal.
Berita Terkait
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
-
Pelita Jaya Menang Dramatis 84-83 atas Dewa United, Tinggal Selangkah ke Final IBL 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko