Sport / Arena
Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB
Sejumlah pebasket dan ofisial Bogor Hornbills mengangkat trofi juara usai menang melawan Pelita Jaya Jakarta pada final laga kelima Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di GOR GMSB Kuningan, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Bogor Hornbills mengalahkan Pelita Jaya Basketball Jakarta dengan skor 64-61 pada pertandingan kelima final dan berhasil meraih gelar juara IBL 2026 setelah keunggulan 3-2 dalam seri best-of-five. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/sgd
Baca 10 detik
  • Bogor Hornbills mencetak sejarah dengan meraih gelar juara IBL 2026 usai mengalahkan Pelita Jaya Jakarta 64-61 pada gim kelima final.
  • Travin Thibodeaux menjadi pemain terbaik Hornbills dengan torehan 22 poin, 11 rebound, dan sembilan assist.
  • Gelar ini merupakan trofi IBL pertama dalam sejarah Bogor Hornbills sejak bergabung di kompetisi pada 2022 sekaligus mengakhiri dominasi Pelita Jaya di partai final.

Suara.com - Bogor Hornbills mencetak sejarah baru di kancah bola basket nasional setelah meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2026 untuk pertama kalinya.

Gelar perdana tersebut dipastikan usai tim asuhan Cesar Camara menumbangkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor tipis 64-61 pada gim kelima final IBL 2026.

Kemenangan dramatis di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Jakarta, pada Minggu malam membuat Bogor Hornbills menutup seri final best-of-five dengan keunggulan 3-2.

Sepanjang seri final, Bogor Hornbills menunjukkan mental juara dengan memenangi gim kedua, keempat, dan laga penentuan kelima.

Travin Thibodeaux Jadi Pembeda

Pebasket Bogor Hornbills Travin Marquell Thibodeaux mengangkat trofi juara dan pemain terbaik usai final laga kelima Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di GOR GMSB Kuningan, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Travin Marquell Thibodeaux terpilih menjadi pemain terbaik (MVP) pada IBL 2026. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/sgd

Pemain asing Travin Thibodeaux tampil sebagai bintang kemenangan Hornbills lewat torehan nyaris triple-double, yakni 22 poin, 11 rebound, dan sembilan assist.

Sejak kuarter pertama, Hornbills langsung menekan pertahanan Pelita Jaya melalui permainan agresif Stephaun Branch di area paint.

Efektivitas penyelesaian akhir membuat tim tamu mampu membuka jarak dan menutup babak pertama dengan keunggulan 45-31.

Kontribusi tembakan tiga angka dari Kaleb Wesson dan David Nuban juga menjadi faktor penting yang membawa Hornbills terus menjaga keunggulan.

Baca Juga: Play-off IBL 2026 Masih Diwarnai Polemik Wasit, Ilham Patria Angkat Bicara

Pelita Jaya Bangkit, Hornbills Tetap Tenang

Memasuki babak kedua, pelatih Pelita Jaya, David Singleton, mengubah strategi dengan menerapkan pertahanan man-to-man full court press.

Perubahan tersebut sempat membuahkan hasil. Pelita Jaya berhasil memangkas ketertinggalan menjadi 46-53 pada akhir kuarter ketiga.

Kehadiran Jeff Withey di bawah ring juga membuat para pemain Hornbills beberapa kali kesulitan menembus pertahanan lawan.

Memasuki enam menit terakhir kuarter keempat, pertandingan semakin menegangkan saat skor berubah menjadi 57-54.

Taktik Cesar Camara Antar Hornbills Juara

Load More