Suara.com - Asisten pelatih Stapac Jakarta, Antonius Ferry Rinaldo balik menyerang kubu Pelita Jaya Basketball yang mencurigai tinggi pemain asingnya, Kendal L. Yancy melanggar aturan regulasi Indonesia Basketball League (IBL).
Sebagaimana diketahui, Pelita Jaya melayangkan surat resmi kepada pihak IBL untuk mengusut tinggi badan Kendal L. Yancy. Klub yang dinahkodai Fictor Gideon Roring ini berspekulasi bahwa postur Kendal melampaui 188 cm yang menjadi batas maksimal pemain impor bertipe small man.
Menanggapi surat itu, Antonius Ferry Rinaldo balik mempertanyakan tinggi badan mantan pemain asing Pelita Jaya yakni Wayne Bradford. Pemain yang harus hengkang dari Pelita Jaya akibat cedera ini, dinilai Antonius Ferry Rinaldo memiliki tinggi badan lebih dari 188 cm.
"Saya secara pribadi juga meragukan tinggi badan Wayne Bradford. Menurut saya, di atas 188 cm," ujar Antonius Ferry Rinaldo, saat dihubungi jurnalis, Senin (11/2/2019).
"Namun, saya tidak memprotes dia untuk diukur ulang. Waktu tahun lalu kami kalah dari Pelita, fine saja, bukan?" imbuhnya.
Antonius Ferry Rinaldo menegaskan jika Kendal L. Yancy bermain untuk Stapac Jakarta sudah dengan prosedur yang sesuai. Pihak IBL juga disebutnya telah mengukur ulang tinggi badan pebasket Amerika Serikat itu, dan hasilnya lolos.
"Bagaimana ya, kalau menurut saya, jangan hanya karena mereka (Pelita Jaya) kalah dari kami (di seri ketujuh IBL, Minggu, 10/2/2019) tiba-tiba mengkambinghitamkan kami," ujar Antonius Ferry Rinaldo.
"Kan tidak masuk akal. Kalau mau, di awal protesnya. Tim yang lain juga, kalau misalnya kami kalah, ya sudah kami terima kekalahannya, tidak kami protes juga," tandasnya.
Persoalan postur pemain asing bertipe small man saat ini memang tengah memanas di IBL. Hal itu menyusul pencoretan pemain asing baru Hangtuah, Brysean Perine Bryquis, yang dinilai melanggar regulasi tadi.
Baca Juga: Antisipasi Balap Liar, Kepolisian Resor Tanah Datar Buat Sirkuit
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur
-
Tembus Perempat Final, Ana/Trias Berambisi Juara Australian Open 2026