Manny Pacquiao (ketiga dari kanan) dan Floyd Mayweather Jr. berpelukan usai keduanya bertarung di ring tinju pada 2 Mei 2015 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. [AFP/John Gurzinski]

Suara.com - Wacana kapankah duel ulang antara Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather akan terwujud masih terus menjadi teka-teki.

Terbaru, alih-alih memikirkan rencana duel ulang lawan Pacquiao, Mayweather lebih tertarik melakukan ekshibisi.

Hal itu seperti yang telah dilakukannya pada perayaan malam Tahun Baru 2019, 31 Desember lalu, di Saitama, Jepang.

Pada duel ekshibisi itu, Mayweather menghadapi atlet mix martial arts (MMA) tuan rumah, Tenshin Nasukawa.

Hasilnya, pria berusia 41 tahun ini menang TKO ronde pertama atas Nasukawa, yang notabene atlet dari disiplin bela diri kickboxing.

Mayweather dilaporkan membawa pulang bayaran 9 juta dolar AS (sekitar Rp 126,9 miliar) dari hasil pertarungan ekshibisi itu.

Petinju Amerika Serikat, Floyd Mayweather Jr. (kanan) tersenyum usai memukul jatuh atlet MMA asal Jepang, Tenshin Nasukawa (kiri), dalam laga ekshibisi tinju di Saitama, Jepang, Senin (31/12/2018). [AFP]

Petinju yang telah memutuskan pensiun dari kancah profesional ini pun berkilah, fokus utamanya saat ini adalah duel ekshibisi.

Alasannya sederhana, yakni bayarannya yang lebih besar.

"Apakah saya akan lebih banyak melakukan ekshibisi? Mungkin begitu. Saya telah mendapat tawaran 80 juta dolar AS (sekitar Rp 1,1 triliun) di atas meja untuk sebuah pertarungan ekshibisi," kata Mayweather tanpa menjelaskan lebih rinci siapa yang akan dihadapinya dalam duel ekshibisi yang dimaksud, kepada Fighthub.TV, dilansir ABS CBN, Kamis (14/2/2019).

Manny Pacquiao dan Floyd Mayweather pertama kali bertarung di atas ring pada 2 Mei 2015.

Dalam kejuaraan tinju dunia di MGM Grand Garden Arena, Amerika Serikat tersebut, Mayweather menang angka mutlak.