- PB ORADO berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga domino pasca pelantikan ORADO Jawa Timur periode 2026–2030.
- Visi utama PB ORADO adalah memajukan domino menjadi industri olahraga profesional berjenjang dan bernilai ekonomi.
- Prioritas organisasi mencakup peningkatan transparansi serta pelatihan 60 wasit demi menjamin kompetisi yang adil.
Suara.com - Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan dan tata kelola olahraga domino secara nasional, menyusul pelantikan kepengurusan ORADO Jawa Timur periode 2026–2030 di Surabaya, Sabtu (28/2/2026).
Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, menyampaikan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu provinsi strategis dalam pengembangan domino sebagai cabang olahraga prestasi.
“Jawa Timur menunjukkan kesiapan yang sangat baik, baik dari sisi struktur organisasi maupun program kerja. Ini menjadi fondasi penting untuk membangun sistem kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan,” ujar Yooky dalam rilis resminya.
Ia menegaskan, PB ORADO membawa visi besar menjadikan domino sebagai bagian dari sport industry nasional. Menurutnya, olahraga domino harus dikelola secara profesional, modern, dan mampu menjadi tontonan yang menarik.
“Domino tidak lagi dipandang sekadar permainan rekreasi. Kami ingin membangun ekosistem yang lengkap, mulai dari klub, liga yang terstruktur, penyelenggaraan event berkualitas. Olahraga domino harus mampu menggerakkan industri dan menghadirkan nilai ekonomi,” ucapnya.
PB ORADO juga mendorong konsistensi penyelenggaraan Kejuaraan Cabang (Kejurcab), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai ajang penjaringan atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas), PON, hingga target jangka panjang pada multi event internasional.
Sementara itu, Ketua Humas PB ORADO, Henry Kurnia Adhi alias Jhon LBF, menegaskan bahwa pembenahan organisasi menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap olahraga domino.
“Kami memastikan seluruh program berjalan berbasis sistem yang terukur dan transparan. Pelatihan 60 wasit yang melibatkan 38 kabupaten/kota di Jawa Timur adalah langkah konkret untuk menjamin kompetisi yang fair dan profesional,” jelas Henry.
Ia menambahkan, sepanjang 2 hingga 30 Maret 2026, ORADO Jawa Timur telah menyiapkan agenda pertandingan yang padat guna meningkatkan populasi atlet dan mengaktifkan klub-klub di daerah.
Baca Juga: 7 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa agar Tetap Bugar
“Semakin rutin kompetisi digelar, semakin kuat ekosistemnya. Potensi atlet di Jawa Timur sangat besar. Di Banyuwangi saja tercatat sekitar 70 atlet aktif. Ini menunjukkan pembinaan berjalan dan harus terus diperkuat,” ungkapnya.
Henry juga menyampaikan bahwa secara struktur kepengurusan, ORADO telah memenuhi persyaratan di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
“Kami optimistis proses pengesahan akan berjalan baik. PB ORADO siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membawa domino menjadi cabang olahraga yang diakui dan berprestasi,” pungkasnya.
Melalui penguatan organisasi, pembinaan berkelanjutan, dan pengembangan industri olahraga, PB ORADO optimistis domino akan semakin diterima sebagai cabang olahraga kompetitif di tingkat nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Owi-Butet Turun Gunung! Audisi Umum PB Djarum 2026 Resmi Dimulai di Pekanbaru
-
Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol
-
Sabet Emas di World Climbing Series, Desak Made: Kami Tak Didukung Pemerintah
-
Jakarta Tuan Rumah FIP Bronze 2026, Lebih dari 200 Atlet Padel Dunia Siap Bertarung
-
Ungukan Car Free Day, Avrist Purple Move 2026 'Pecah' di Sudirman
-
Satu Platform, Satu Lifter: Aturan Gym yang Jadi Pemicu Kasus Viral Nyimas Laula
-
Bhinneka Run 2026 Sukses Besar di TMII, 3500 Pelari Rayakan Keberagaman
-
Tembus 1.100 Pendaftar! Rosiade Padel Tournament Series-2 Siapkan Bibit Atlet untuk Asia Games
-
International Ksatria Nusantara Series Bandung Utama 2026, Jadi Ajang Seleksi Pelatnas Taekwondo
-
Pilates di Atas Yacht Ramaikan Waterfront, Tren Gaya Hidup Sehat Makin Diminati