- Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, meraih posisi kelima pada debut balapan Moto3 di Sirkuit Chang, Thailand, Minggu.
- Veda banyak memperoleh pelajaran penting tentang strategi ritme balapan dan pengelolaan ban selama lomba 19 lap tersebut.
- Hasil finis P5 tersebut memberikan Veda 11 poin, menempatkannya pada peringkat kelima klasemen sementara Moto3 saat ini.
Suara.com - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengambil banyak pengalaman berharga dari penampilan perdananya di ajang Moto3. Ia berhasil menuntaskan balapan seri pembuka dengan finis di posisi kelima (P5) di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Minggu.
Pada akhir pekan tersebut, Veda langsung menunjukkan performa menjanjikan dengan menembus Kualifikasi 2 (Q2) sebelum akhirnya start dari posisi kelima.
Saat balapan berlangsung, pembalap berusia 17 tahun itu sempat bersaing di barisan depan dan berpeluang merebut posisi ketiga, meski akhirnya harus puas mengakhiri lomba di urutan kelima.
“Terima kasih banyak untuk semuanya yang sudah mendukung dan men-support saya di balapan Thailand ini. Ya tentunya ini hasil yang sangat bagus bagi saya karena balapan pertama saya di Moto3 World Championship saya bisa finish top 5,” kata Veda dalam wawancara bersama MotoGP, dikutip Senin.
Saat ditanya soal pelajaran yang diperolehnya, Veda mengungkapkan bahwa ia banyak belajar mengenai strategi mengendalikan ritme balapan, yang menurutnya sangat berbeda dibanding pengalaman sebelumnya di Asia Talent Cup yang ia menangi pada 2023 maupun saat menjadi runner-up di Red Bull Rookies Cup musim lalu.
“Dan ya, race yang berarti bagi saya karena saya mendapatkan banyak pelajaran juga selama balapan. Dalam balapan saya mendapatkan pelajaran bagaimana mengatur jalannya balapan,” ucap Veda.
Selain itu, dalam lomba yang berlangsung 19 lap tersebut, ia juga memetik pengalaman penting terkait pengelolaan ban. “Dan juga, ya tadi selama balapan saya sedikit struggle di manage ban,” kata dia.
“Dan ya, tapi saya selalu mencoba untuk yang terbaik dan akhirnya bisa finis kelima. Itu hasil yang sangat bagus bagi saya,” lanjutnya.
Hasil finis kelima di Thailand membuat Veda mengantongi 11 poin dan menempatkannya di peringkat kelima klasemen sementara Moto3.
Baca Juga: Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
Putaran selanjutnya akan digelar di Brasil pada 20–22 Maret di Autodromo Internacional de Goiania, yang juga dikenal sebagai Sirkuit Ayrton Senna.
(Antara)
Berita Terkait
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Lineup Pembalap Indonesia yang Siap Guncang Eropa dan Asia Bersama Honda di Musim 2026
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
2 Pembalap Indonesia Tembus MotoGP 2026, Alumni Sekolah Balap Ini Jadi Sorotan Dunia
-
Target Tinggi Veda Ega Pratama di Moto3 2026, Sekaligus Proses Belajar di Tim Baru
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jadi Cabor Prestasi, 150 Atlet Buru Poin Ranking Nasional Padel di Future Junior Championship
-
Jalan Terjal Menuju The Nationals: 16 Tim Saling Sikut di Campus League 2026 Regional Jakarta
-
Pelita Jaya vs RANS Simba di Playoff IBL 2026: Laga Emosional untuk Reggie Mononimbar
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Bangga Produk Lokal, KOI Sebut Apparel Mills Bikin Kontingen Negara Lain Iri
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
-
Ubed Tantang Christo Popov di Perempat Final Malaysia Masters 2026, Bertekad Balas Dendam
-
Perebutkan Poin UCI, Tour de Bintan 2026 Jadi Pemanasan Atlet Nasional ke Asian Games Nagoya
-
Bukan Sekadar Permainan Pos Ronda, Domino Kini Resmi Jadi Anggota KONI Pusat