Suara.com - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum 100 persen fit untuk mengikuti tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Losail, Qatar, 23-25 Februari 2019.
Namun demikian, Marquez optimistis kondisi fisiknya akan jauh lebih baik dibandingkan saat menjalani tes pramusim MotoGP 2019 sebelumnya di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-8 Februari lalu.
"Saya sangat bersemangat untuk kembali ke motor dan melanjutkan pekerjaan yang kami lakukan di Malaysia lalu," tutur Marc Marquez, dikutip dari laman resmi Honda MotoGP, Jumat (22/2/2019).
"Sejak dari Malaysia, saya terus berupaya memulihkan bahu. Saya yakin akan berada dalam kondisi fisik yang lebih baik (di Qatar) dibanding saat di Malaysia," sambungnya.
Seperti diketahui, Marc Marquez masih dalam tahap pemulihan pasca menjalani operasi pada bahu kiri, Desember 2018 lalu.
Meski tak 100 persen fit, Marquez sempat keluar sebagai yang tercepat pada hari pertama tes pramusim MotoGP 2019 di Sepang, 6 Februari lalu.
Namun, posisi terus melorot di dua hari berikutnya lantaran kondisi fisik yang tak memungkin baginya untuk berlama-lama menggeber motor.
Kini, Marc Marquez bersiap untuk menjalani tes di Qatar, dimana menjadi uji coba terakhir bagi para pebalap MotoGP sebelum dimulainya kompetisi.
"Kita sudah sampai di tes terakhir sebelum dimulainya kejuaraan. Fokusnya adalah menguji lagi bagian-bagian terpenting dair motor Honda, sehingga kami dapat memulai musim dengan baik," ujar Marc Marquez.
Baca Juga: Potret Megahnya Sirkuit Mandalika, Tuan Rumah MotoGP Indonesia 2021
Seri perdana MotoGP 2019 akan berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar pada 10 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
4 Alasan Kuat Menunggu Vario 160 Teranyar 2026, Bedah Spesifikasi Mesin eSP+ dan Prediksi Desainnya
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
-
ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia
-
Drama Comeback dan Tangis Tuan Rumah Warnai Semifinal Campus League The Nationals 2026
-
Singkirkan Justin Hoh, Ubed Penuhi Target Lolos ke Semifinal Australian Open 2026
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
-
Faktor Kenyamanan Bantu Alwi Farhan Melaju ke Semifinal Australian Open 2026
-
Rehan/Gloria Akui Kurang Sabar saat Tersingkir di Perempat Final Australian Open 2026
-
Tersingkir di Australian Open 2026, Leo/Daniel Jadikan Kekalahan dari Liang/Wang Tolok Ukur