Suara.com - Tim bulutangkis Indonesia membawa pulang dua gelar dari ajang Dutch Junior International 2019 yang dihelat di Haarlem, Belanda, Minggu (3/3/2019).
Gelar pertama Indonesia di Dutch Junior International 2019 dipersembahkan pasangan ganda putri Nita Violina Marwah/Putri Syaikah.
Nita kemudian merebut gelar kedua di partai selanjutnya pada nomor ganda campuran, berpasangan dengan Daniel Marthin.
Nita/Putri memenangkan laga final usai mengalahkan Luo Xumin/Zhou Xinru (China) dengan skor 21-19 dan 21-18.
Di nomor ganda campuran, Daniel/Nita yang merupakan unggulan ketujuh, berhasil menundukkan unggulan kelima dari China, Feng Yanzhe/Lin Fangling, dengan skor 21-16 dan 21-16.
"Di final saya main nothing to lose saja, karena badan saya sudah capek banget. Dari kemarin main sehari empat kali (ganda putri dan ganda campuran)," ujar Nita, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (4/3/2019).
"Tapi saya tetap usaha tahan semaksimal mungkin, saya enggak mau kalah sama keadaan, jadi saya mikirnya harus fokus satu demi satu poin dulu," sambungnya.
Nita bertanding empat kali sehari pada babak 16 Besar, Sabtu (2/3). Disambung dengan babak delapan besar yang dimainkan di hari yang sama.
Babak semifinal dan final pun dimainkan di hari yang sama, yaitu hari Minggu (3/3).
Baca Juga: Begini Aksi Luna Maya Saat Olahraga, Eitss Ada yang Pas Bareng Mantan Nih
"Cara menyiasati kondisi fisiknya, paling hanya mencoba rileks dari pikiran maupun badan. Soalnya jadwal mainnya memang mepet," ungkap Nita.
"Saya berharap semoga saya bisa tampil konsisten terus untuk mempertahankan prestasi dan gelar juara," tukas pemain kelahiran Majalengka, Jawa Barat, 25 Maret 2001.
Sayangnya Indonesia gagal menambah gelar di nomor tunggal putra. Hal ini setelah Christian Adinata kalah dari pemain China, Liu Liang, dengan skor 14-21, 21-13 dan 17-21.
Berita Terkait
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Pelaksaanaan Sensus Ekonomi 2026 di Berbagai Daerah
-
Garmin Run 2026 Kembali Digelar, Tawarkan Promo Tiket bagi Pelari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko