Suara.com - Tim Indonesia berhasil mencukur habis Sri Lanka di laga perdana penyisihan Grup C Badminton Asia Mixed Team Championships atau Tong Yun Kai Cup 2019, Selasa (19/3).
Dalam laga yang berlangsung di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong, Fitriani dan kawan-kawan sukses menang telak dengan skor 5-0.
Poin perdana disumbang pasangan ganda campuran anyar, Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow. Duet senior-junior ini menang dua game langsung atas Sachin Dias/Thilini Pramodika Hendahewa, dengan skor 24-22, 21-15.
Ihsan Maulana Mustofa yang turun sebagai wakil kedua menambah angka Indonesia menjadi 2-0. Tunggal putra peringkat 40 dunia itu menang atas Dinuka Karunaratna dengan skor 21-9 dan 21-14.
Indonesia akhirnya memastikan kemenangan lewat pasangan ganda putra muda, Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra, usai menundukkan Sachin Dias/Buwaneka Goonethilleka 21-8 dan 21-17.
Meski sudah memastikan kemenangan 3-0, nyatanya tak membuat wakil-wakil Indonesia berpuas diri.
Sumbangan poin keempat dan kelima berturut-turut dihasilkan oleh Fitriani dan pasangan ganda putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta.
Fitriani mengalahkan Dilmi Dias, sementara Della/Rizki menekuk Thilini Pramodika Hendahewa/Kavidi Sirimannage.
Hasil ini membuat tim Indonesia untuk sementara memuncaki klasemen Grup C Tong Yun Kai Cup 2019 dengan perolehan 1 poin.
Baca Juga: Kisah Klan Mainaky, dari Ternate untuk Prestasi Bulutangkis Indonesia
Di laga kedua, skuat Merah Putih akan menghadapi Thailand.
Laga Indonesia vs Thailand akan berlangsung pada, Kamis (21/3/2019) pukul 19.00 waktu setempat atau pukul 18.00 WIB di Queen Elizabeth Stadium, Hong Kong.
Hasil Lengkap Indonesia vs Sri Lanka
1. [Ganda Campuran] Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow vs Sachin Dias/Thilini Pramodika Hendahewa, 24-22 dan 21-15
2. [Tunggal Putra] Ihsan Maulana Mustofa vs Dinuka Karunaratna, 21-9 dan 21-14
3. [Ganda Putra] Sabar Karyaman Gutama/Frengky Wijaya Putra vs Sachin Dias/Buwaneka Goonethilleka, 21-8 dan 21-17
4. [Tunggal Putri] Fitriani vs Dilmi Dias, 21-15 dan 21-6
5. [Ganda Putri] Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta vs Thilini Pramodika Hendahewa/Kavidi Sirimannage, 15-21, 21-6 dan 21-11
Berita Terkait
-
2 Kandidat Pengganti Iran Andai Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Skema Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Buntut Serangan AS-Israel
-
Tensi Timteng Memanas, BI Pasang Badan Jaga Rupiah dari 'Amukan' Dolar
-
Jelang FIFA Series 2026, Justin Hubner Kirim Sinyal Bahaya Lewat Gol di Liga Belanda
-
Kiper Bundesliga Keturunan Bali Dapat Restu Ibu Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Finis Kelima dalam Debut Moto3 Thailand, Veda Ega Pratama Langsung Ukir Sejarah
-
Fokus dan Kendalikan Euforia, Putri KW Siap Hadapi All England
-
Gloria Emanuelle Widjaja Petik Pelajaran usai Terhenti di Semifinal German Open 2026
-
Terhenti di Semifinal German Open 2026, Tiwi/Fadia Siap Bangkit di All England
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal
-
Waspadai Wakil China, Tiwi/Fadia Tekad Kurangi Error di Semifinal German Open 2026
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
Marco Bezzecchi Jadi yang Tercepat di FP1 MotoGP Thailand 2026