Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan bersiap mengikuti ajang Malaysia Open 2019 dan Singapore Open 2019.
Hendra/Ahsan yang belum lama ini merebut gelar All England 2019 tak ingin sesumbar di dua kejuaraan besar tersebut.
"Target kami ke semifinal, karena persaingannya ketat sekali. Walaupun kemarin juara All England, tapi sekarang kami sudah tak di top performa," ujar Hendra, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (29/3/2019).
"Kalau beberapa tahun lalu, mungkin targetnya juara, masih segar-segarnya," lanjut Hendra diakhiri tawa.
Terkait persiapan ke Malaysia Open 2019, Hendra mengaku dirinya dan Ahsan sudah siap.
"Persiapan ke Malaysia Open kurang lebih 10 hari, kalau untuk saya sih cukup. Idealnya persiapan ke turnamen itu dua minggu, sekarang kan sudah tidak muda lagi. Kalau dulu persiapan bisa sebulan, sekarang dua minggu cukup buat saya," tuturnya.
"Lebih baiknya untuk saya, tiap bulan ada pertandingan, jangan terlalu lama nganggur nggak ikut turnamen, dulu pernah begitu, sekarang sih tiap bulan rutin ikut turnamen," pungkas Hendra.
Malaysia Open 2019 akan berlangsung pada 2-7 April 2019. Axiata Arena akan menjadi lokasi bergulirnya turnamen yang memperebutkan hadiah total 700 ribu dolar AS (sekitar Rp 9,9 miliar) itu.
Baca Juga: Remas Bokong dan Paksa Ciuman, Petinju Kubrat Pulev Diseret ke Jalur Hukum
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Ada yang Tembus Semifinal, PBSI Apresiasi Pebulu Tangkis Muda di All England 2026
-
Gagal Penuhi Target di All England 2026, PBSI Evaluasi Tim Indonesia
-
All England 2026: Dapat Pelajaran Berharga, Raymond/Nikolaus Ingin Tiru Pasangan Korsel
-
All England 2026: Tanpa Status Unggulan, Ganda Campuran Buat Kejuaran dengan Meraih Juara
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko