Sport / Raket
Senin, 09 Maret 2026 | 10:51 WIB
Ganda campuran Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, menorehkan sejarah dengan menjuarai All England 2026. (Dok. Badminton England)
Baca 10 detik
  • Pasangan ganda campuran Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, menjuarai All England Open 2026 di Birmingham, Inggris.
  • Mereka mengalahkan unggulan kelima Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue melalui dua gim langsung skor 21-19, 21-18.
  • Kemenangan ini merupakan gelar perdana bagi Ye/Chan dan sekaligus membalas dua kekalahan sebelumnya dari pasangan Prancis.

Suara.com - Pasangan ganda campuran Taiwan Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara All England Open 2026 meski tampil tanpa status unggulan.

Dalam partai final yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, Minggu, pasangan peringkat ke-15 dunia tersebut menaklukkan unggulan kelima asal Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-18.

Keberhasilan ini menjadi gelar perdana Ye/Chan di turnamen bulu tangkis tertua di dunia. Kemenangan tersebut juga sekaligus membalas dua kekalahan mereka dari pasangan Prancis pada pertemuan sebelumnya, termasuk di Kumamoto Masters Japan 2025.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal gim pertama. Kedua pasangan saling mengejar angka hingga kedudukan imbang 18-18. Gicquel/Delrue sempat mencoba mengambil alih momentum, namun respons cepat Chan di depan net membuat skor kembali seimbang.

Tekanan yang terus diberikan pasangan Taiwan akhirnya membuahkan game point terlebih dahulu sebelum mereka menutup gim pembuka dengan kemenangan tipis 21-19.

Memasuki gim kedua, duel tetap berlangsung ketat. Gicquel/Delrue sempat unggul 3-1 berkat penempatan bola yang efektif ke ruang kosong lawan. Namun Ye/Chan segera merespons melalui permainan agresif hingga mampu menyamakan skor menjadi 3-3.

Setelah itu pasangan Taiwan mulai menemukan ritme permainan. Kombinasi smes keras dari Ye serta permainan net cepat Chan membuat mereka berbalik memimpin 5-3.

Walau pasangan Prancis sempat menyamakan kedudukan 6-6, Ye/Chan kembali mengendalikan pertandingan dan menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-9.

Selepas jeda, pasangan Taiwan menjaga konsistensi permainan dan memperlebar jarak menjadi 14-11. Wakil Prancis beberapa kali mencoba mengejar dan sempat memangkas selisih menjadi 16-17.

Baca Juga: All England 2026: Setelah 9 Final Gagal, Wang Zhi Yi Akhirnya Taklukkan An Se-young

Namun ketenangan Ye/Chan dalam mengatur serangan membuat mereka tetap berada di jalur kemenangan. Tekanan bertubi-tubi dari pasangan Taiwan menghasilkan match point pada kedudukan 20-18 setelah pukulan Gicquel keluar lapangan.

Ye/Chan akhirnya memastikan gelar juara setelah mampu meminimalkan kesalahan pada poin-poin akhir dan menutup gim kedua dengan kemenangan 21-18.

(Antara)

Load More