Suara.com - Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi merasa kecewa gagal meraih podium kemenangan di MotoGP Amerika Serikat 2019, Senin (14/4/2019) dini hari WIB. Meski begitu, rider berjuluk The Doctor itu mengakui jika Alex Rins (Suzuki Ecstar) tampil lebih baik darinya.
Pada balapan yang berlangsung di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, Amerika Serikat, Valentino Rossi punya peluang besar untuk meraih kemenangan, setelah Marc Marquez (Repsol Honda) yang memimpin balapan tergelincir di tikungan 12, lap ke delapan.
Namun, Valentino Rossi yang terus memimpin balapan hingga empat lap tersisa, pada akhirnya kecolongan. Posisi terdepan pun berhasil direbut dan dipertahankan Alex Rins hingga mencapai garis finis.
Rossi menyebut jika banyak melakukan kesalahan dalam balapan kali ini. Saat mencoba merebut kembali posisi terdepan, ia justru melebar di tikungan 12 hingga pada akhirnya tak mampu lagi memberi perlawanan kepada rider Spanyol itu.
"Sejujurnya, saya sudah coba melakukan yang terbaik, balapan berjalan sangat cepat. Namun pada akhirnya dia (Alex Rins) beraksi lebih baik dari saya. Dia membalap sangat baik dan saya tak mampu menyalipnya," ujar Valentino Rossi dilansir Motorsport, Senin (15/4/2019).
"Saya melakukan dua kesalahan dalam hal pengereman. Jika tidak, mungkin saya bisa menekan Rins di lap terakhir," sambungnya.
Finis runner-up ini membuat Rossi baru sekali menang setelah puasa podium kemenangan sejak terakhir kali meraihnya di MotoGP Belanda 2017. Hal itu disebutnya memalukan, meski ada sisi positif di dalamnya.
"Ini memalukan, karena saya sudah tidak meraih kemenangan cukup lama. Namun (di balapan ini) kami cukup kuat, dan kami akan mencobanya lagi di balapan selanjutnya," pungkas Valentino Rossi.
Baca Juga: Abang Ini Driver Ojol atau Pawang Ular, Ya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1