Selain menggelar Senna Day Festival, sekitar sepekan sebelumnya (17/4/2019), Ayrton Senna Institute mengirimkan sebuah patung wajah sang driver F1 kebanggaan Brasil ini kepada Paus Fransiskus di Vatikan.
Dibuat oleh Paula Senna Lalli, salah satu keponakan Ayrton Senna, karya bertajuk "Meu Ayrton" atau "My Ayrton" ini diantarkan Bianca Senna Lalli, kakak perempuan Paula sekaligus direktris Ayrton Senna Institute.
Waktunya adalah saat Paus Fransiskus muncul dalam acara Papal Audience Rabu, di Santo Pietro Square, Vatikan. Dalam kesempatan ini, Bianca Senna Lalli sekaligus memintakan pemberkatan sebuah rosario, langsung kepada sang pemimpin Katolik tertinggi di dunia itu. Nantinya, patung berujud wajah Ayrton Senna da Silva tadi akan menjadi bagian koleksi dari Vatican Museum.
Semoga, dengan peringatan setengah abad kepergian Ayrton Senna, dunia balap F1 modern semakin aman serta terus membawa semangatnya. Terutama yang merujuk kepada kalimat terkenalnya, "Ketika kau membiarkan ada celah antara tunggangan balap, kau bukan lagi seorang pebalap!"
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar