Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie berhasil melangkah ke babak final New Zealand Open 2019 setelah menundukan wakil Jepang unggulan kelima, Kenta Tsuneyama, Sabtu (4/5/2019).
Bermain di Eventfinda Stadium, Auckland, Selandia Baru, Joantan sukses menekuk Kenta dua game langsung dengan skor 21-12, 21-15 dalam laga berdurasi 40 menit.
Hasil ini membuat Jonatan menjadi wakil kedua Indonesia yang berhasil lolos ke final turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut.
Sebelumnya, pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti telah lebih dulu memastikan tiket partai puncak usai menundukan wakil China Taipei, Wang Chi-Lin/Cheng CHi Ya.
Kemenangan ini juga menegaskan dominasi Jonatan atas tunggal putra Jepang peringkat 11 dunia tersebut. Pasalnya, dalam dua pertemuan sebelumnya, Jojo --sapaan akrab Jonatan-- juga tak terkalahkan oleh Kenta di China Open dan Korea Open 2018.
Capaian final membuat Jonatan kembali mengulang prestasi tahun lalu. Di New Zealand Open 2018, peraih medali emas Asian Games 2018 itu juga berhasil melaju ke partai puncak meski akhirnya harus puas jadi runner-up setelah di kalahkan wakil China, Lin Dan.
Di laga final tahun ini, Jonatan masih menunggu lawan antara wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dan Lin Dan yang hingga berita ini ditulis belum memainkan laga semifinal.
Catatan rekor pertemuan Jonatan dengan dua calon lawan di atas bisa dibilang kurang bersahabat. Lin Dan dan Ng Ka Long Angus masing-masing telah mengalahkan Jonatan sebanyak empat kali dari enam pertemuan terakhir.
Baca Juga: New Zealand Open 2019: Hafiz/Gloria Terhenti, All Indonesian Final Buyar
Berita Terkait
-
New Zealand Open 2019: Hafiz/Gloria Terhenti, All Indonesian Final Buyar
-
Praveen/Melati Melaju ke Final New Zealand Open 2019
-
Hasil New Zealand Open 2019, Empat Wakil Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Liliyana Natsir: Inkonsistensi Masih Jadi Masalah Sektor Ganda Campuran
-
Jonatan Christie Soal Olimpiade: Tak Mudah, Namun Saya Berusaha
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kyrie Irving Datang ke Indonesia Disambut Antusias Freestyle Street Basket Tanah Air
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026