Suara.com - Valentino Rossi gagal mengulangi prestasi musim lalu saat finis kedua di MotoGP Jerman. Rider Monster Energy Yamaha ini terlempar dari 5 besar pada balapan MotoGP Jerman 2019, akhir pekan lalu.
Start dari posisi 11, Rossi hanya mampu finis di posisi kedelapan dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring.
Ia terpaut 19,110 detik dari rival beratnya, Marc Marquez (Repsol Honda), yang kembali mengukuhkan diri sebagai Raja Sachsenring.
Kemenangan Marquez di Sachsenring, Minggu (7/7/2019) kemarin, menjadi yang ke-10 secara beruntun sejak pertama kali menjuarainya pada tahun 2010 di kelas 125cc.
Sementara itu, hasil di MotoGP Jerman menjadi yang terburuk diraih Rossi pada kompetisi MotoGP 2019.
"Saya tak puas karena ini balapan yang sulit. Saya memakai ban belakang medium karena diberitahu tak mungkin gunakan ban keras. Tapi saya malah banyak slide dan tak punya daya cengkeram yang cukup," ungkap Rossi, dilansir dari laman resmi MotoGP, Senin (8/7/2019).
"Masalah yang lebih besar setelah Assen di balapan saya merasa lebih kuat. Tapi di sini realitanya saya tak cukup cepat dan saya tak merasa bagus dengan motor."
"Momen yang berat karena tahun lalu di sini saya sangat kompetitif. Tahun ini lebih sulit, jadi kami harus memahami karena saya tak punya perasaan yang bagus dengan motor dan kami tak bisa secepat yang kami mau," pungkas Rossi.
Balapan MotoGP 2019 sendiri telah memasuki paruh musim. Seri berikutnya baru akan digelar pada 4 Agustus mendatang di Sirkuit Brno, Ceko.
Baca Juga: Klasemen Pebalap Usai MotoGP Jerman: Marquez Kian Kokoh di Puncak
Berita Terkait
-
Terpopuler: Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Mobil Hybrid Makin Dominan
-
Yamaha Byson 2026 Makin Gahar: Harga Sekaliber Honda Scoopy, Banyak Fitur Baru
-
Harga Mirip Jadi Dilema, Mending Honda Scoopy atau Yamaha Fazzio dari Aspek Fitur?
-
Paten Yamaha R2 Bocor, Bisa Jadi Bahan Bore Up R15?
-
5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026
-
Tampil Sensasional, Kimi Antonelli Merendah soal Peluang Juara Dunia F1 2026
-
Fajar/Fikri Syukuri Hasil Runner-up di Singapore Open 2026, Targetkan Hasil Lebih Baik ke Depan
-
Veda Ega Pratama Finis Kedelapan di Moto3 GP Italia 2026
-
Marco Bezzecchi Menangi MotoGP Italia 2026, Raih Kemenangan Keempat Musim Ini