Suara.com - Chief de Mission (Cdm) alias Ketua Kontingen Indonesia di ajang ASEAN Schools Games 2019 (ASG 2019), Yayan Rubaeni, mengaku banyak kejutan tak terduga datang dari cabang olahraga (cabor renang) yang digelar di hari pertama, Jumat (19/7/2019), di Venue Renang GOR Jatidiri Semarang.
Pada nomor-nomor yang menjadi unggulan, justru para wakil Indonesia takluk di tangan lawan. Namun pada nomor yang tidak diunggulkan, justru wakil Indonesia mampu meraih hasil maksimal.
"Di hari ini banyak kejutan bagi kita. Yang kita tidak unggulkan atau 50:50, dapat medali emas. contohnya Farel (Armando Tang)," kata Yayan.
Farel Armando Tang memang di luar dugaan mampu menyabet emas pada nomor 200 meter gaya punggung putra.
"Sementara di nomor awal pertandingan, dari yang kita perkirakan dapat medali emas, ternyata lawan di luar dugaan best time-nya naik luar biasa. Padahal perenang kita sudah di best time," terang Yayan.
Meski begitu, Yayan cukup puas dengan kesluruhan hasil di cabor renang pada hari pertama. Kendati di awal nomor pertandingan, seperti pada nomor 400 meter gaya bebas putra, perenang Joe Aditya Wijaya hanya mampu meraih medali perak.
Joe sempat leading di 250 meter, namun akhirnya di-overlap oleh perenang Malaysia, Khiew Hoe Yean, di 100 meter terakhir.
"Namun yang di luar dugaan dari hasil penyisihan ini, terutama perenang dari Thailand dan Malaysia, yang paginya 'lewat' sama kita justru melesat," papar Yayan.
Begitu pula nomor 400 meter gaya bebas putri, perenang Prada Hanan Farmadin hanya menyabet medali perunggu.
Baca Juga: ASEAN School Games 2019: Ini Dia Penyumbang Emas Pertama Indonesia
Setali tiga uang di nomor 50 meter gaya dada putra, perenang Andi Muhammad Nuria hanya mampu meraih medali perunggu.
"Hari ini cukup (puas) saja, karena ada beberapa nomor yang tidak tercapai. Tapi dari catatan waktu keseluruhan, tidak mengecewakan," kata Yayan.
Untuk pertandingan hari ini, Sabtu (20/7/2019) dan besok, Yayan mengatakan pihaknya optimis mampu meraih target maksimal pada cabor renang.
"Saya kira masih sesuai target, kami optimis karena memang ada beberapa nomor yang kita tidak targetkan itu posisinya 50:50," ujar Yayan namun sembari merahasiakan target nomor.
Peraih medali emas 200 meter gaya punggung, Farel Armando Tang, juga mengaku cukup puas. Hanya saja dia agak kurang sreg terkait catatan waktunya.
"Rasanya kurang dari target sih, karena targetnya 202 detik, tapi tadi hanya 204,08 detik. Hanya kendala target waktu saja. Tapi, ya cukup puas secara keseluruhan," ucap Farel.
Berita Terkait
-
Indonesia Short Course Emerging Series 2026: Menembus Batas, Mencetak Juara Masa Depan
-
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Digelar, Fokus Regenerasi Atlet Renang Nasional
-
Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026
-
Menikmati Sejuknya Annasya Waterpark, Surga Kecil di Kalisat Jember Jatim
-
ASEAN Para Games 2025: Rebut Tujuh Emas, Jendi Pangabean Buktikan Konsistensi dan Dukungan Keluarga
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
MMA Indonesia Bidik Dominasi di Asia, Jaring Talenta Lewat Kejurnas 2026
-
Psywar Final IBL 2026: Bogor Hornbills Pamer Pemain Asing, Jeff Withey Beri Peringatan Keras
-
Bogor Hornbills Tak Gentar Hadapi Nama Besar Pelita Jaya di Final IBL 2026
-
Erick Thohir Sebut MotoGP Mandalika 2026 Perkuat Sport Tourism Kelas Dunia
-
Final IBL 2026: Pelita Jaya Jakarta Waspadai 3 Pemain Asing Bogor Hornbills
-
Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Melaju ke Semifinal Nottingham Open 2026
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Mandalika Kembali Jadi Panggung MotoGP 2026, Indonesia Incar Efek Besar Pariwisata
-
Alex Marquez Berpeluang Comeback di MotoGP Ceko 2026, Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
-
Bos Mercedes Enggan Hadapi Lewis Hamilton dalam Perebutan Gelar Juara Dunia