Suara.com - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung berhasil melewati babak pertama Japan Open 2019, Selasa (23/7).
Meski begitu, atlet 19 tahun tersebut masih kurang puas dengan penampilannya.
Gregoria lolos ke babak kedua setelah menundukkan tunggal putri Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt. Dia menang dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-17.
Kendati terbilang menang cukup mudah, namun Gregoria tak serta-merta merasa puas.
Banyak terlalu memikirkan agar tak melakukan kesalahan sendiri, disebut Gregoria menjadi dasar penampilannya kurang menggigit.
"Memang masih kurang lepas mainnya, terlalu memikirkan harus kurangi kesalahan, jadi kurang enjoy," kata Gregoria dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (23/7/2019) malam WIB.
"Di game kedua masih begitu juga. Tapi setelah poin 11 keatas, saya bisa lebih mengatur permainan."
"Lawan sepertinya masih kewalahan dalam penguasaan keadaan lapangan. Dia banyak membuat kesalahan sendiri dan buru-buru mau mematikan," jelasnya.
Baca Juga: Dulu Sesumbar Hadapi Manny Pacquiao, Keith Thurman 'Akui' Kena Batunya
Di babak kedua Japan Open 2019, Gregoria akan ditantang lawan tangguh asal China Taipei, yakni Tai Tzu Ying.
Laga tersebut menjadi pertemuan ketiga Gregoria dengan tunggal putri peringkat satu dunia tersebut.
Berita Terkait
-
Gregoria Mariska Tunjung Hengkang, Putri KW Emban Tugas Berat di Pelatnas
-
Putri KW Bidik Podium di Indonesia Open 2026
-
12 Tahun Berkarier, Gregoria Mariska Tunjung Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
-
BAC 2026: Tersingkir di Kualifikasi, Thalita Ramadhani Akui Fisik Masih Jadi PR
-
Orleans Masters 2026: Fakor Keamanan, Thalita Ramadhani Wiryawan Putuskan Mundur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko