Suara.com - Masih berusia belia, pembalap MotoGP asal Perancis, Fabio Quartararo berhasil menyedot perhatian lantaran performa moncer di tahun perdananya.
Pembalap tim Petronas Yamaha ini berhasil menduduki peringkat kedelapan di tabel klasemen dengan perolehan 67 poin dan dua podium, yang mana merupakan catatan spesial mengingat statusnya sebagai pembalap debutan.
Melihat performa Quartararo, banyak pihak yang merasa terkesima. Tak cuma itu, mereka pun menuntut Yamaha agar membarikan Quartararo motor dengan spesifikasi pabrikan pada musim depan.
Saat ini, Fabio Quartararo memang mengendarai motor ang serupa dengan pabrikan.
Dinamai motor "spek B", motor balap yang ia kendarai mempunyai batasan, khususnya di bagian putaran mesin.
Bos tim Petronas, Razlan Razali ragu bahwa motor Quartararo bakal mendapatkan upgrade sesegera mungkin. Ia juga enggan untuk memberi perubahan pada sesuatu yang jelas-jelas berfungsi dengan baik.
"Apa yang Fabio lakukan sejauh ini melampaui imajinasi semua orang, termasuk tim. Saya tidak ingin merubah apa yang dinikmati Fabio saat ini." ujar Razlan dikutip dari Crash.
"Fabio harus mengadaptasikan gaya balapnya kepada motor dengan perubahan minimal. Ini yang juga membuat saya penasaran, mengapa para pengguna motor pabrikan Yamaha tidak bisa melakukannya? Padahal motor Fabio mempunyai spesifikasi lebih rendah." imbuhnya.
Ia pun juga mendukung pembalap berusia 20 tahun tersebut agar bisa mendapatkan motor dengan spesifikasi ala tim pabrikan musim depan.
Baca Juga: Pamer Foto Mesra dan Seksi, Marc Marquez Bikin Pembalap Lain Iri?
"Menurut saya, Fabio layak untuk mendapatkan motor dengan spesifikasi pabrikan musim depan." terang bos tim Petronas Yamaha tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar