Suara.com - Selama ini kita mengenal sosok Valentino Rossi yang memiliki kemampuan membalap yang luar biasa, meski belakangan, performanya sudah menurun. Namun siapa sangka kalau pembalap kawakan ini punya jimat sakti yang selalu ia bawa saat balapan. Apa itu?
Jimat sakti tersebut, merupakan pemberian ibunda Valentino Rossi saat ia masih berusia enam tahun, jelang ajang balap gokar pertamanya.
Hal itu diketahui dari unggahan akun resmi @motogp di jejaring Instagram. Unggahan video itu memperlihatkan sesi tanya jawab oleh wartawan, jelang MotoGP Austria yang akan berlangsung Minggu (11/8/19).
"Apakah kamu selalu membawa sesuatu, yang dianggap bisa memberikan keberuntungan? Semacam jimat, mungkin?" tanya seorang wartawan perempuan.
The Doctor pun menjelaskan, kalau ada barang yang selalu ia bawa yang dipercaya bisa membawa keberuntungan di setiap balapan yang dilakoninya.
"Aku punya kura-kura kecil, yang menurutku bisa membawa keberuntungan. Itu adalah hadiah dari ibu dan benda itu sangat istimewa, karena ia memberikannya satu minggu sebelum balapan gokar pertamaku, saat aku masih berusia enam tahu," beber Valentino Rossi.
Ia kemudian melanjutkan, kalau kura-kura tersebut bukanlah sungguhan melainkan sebuah boneka kecil.
"Itu bukan kura-kura sungguhan yang hidup, semacam boneka. Karena itulah aku selalu membawanya ke manapun, karena aku percaya bisa membawa keberuntungan." Pungkas Valentino Rossi.
Apakah boneka kura-kura, yang merupakan jimat sakti untuk Valentino Rossi bisa membawa keberuntungan di MotoGP Austria yang berlangsung di Red Bull Ring malam nanti?
Baca Juga: Lorenzo Diisukan Balik ke Ducati, Begini Respon Valentino Rossi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1