Suara.com - Eks petinju kenamaan dunia, Juan Manuel Marquez, mencoba ikut memilihkan lawan bagi mantan rivalnya, Manny Pacquiao, dalam pertarungan selanjutnya.
Pria asal Meksiko itu menilai, Pacquiao relatif lebih 'aman' berduel melawan Shawn Porter ketimbang Errol Spence Jr.
Sebelumnya usai mengalahkan Keith Thurman, 20 Juli lalu, Pacquiao pernah menyatakan niatanya melawan Porter atau Spence selain mengharapkan tarung ulang dengan Floyd Mayweather Jr.
Marquez menjelaskan, sedikit berisiko untuk Pacquiao bila menghadapi Spence mengingat usianya yang sudah 40 tahun.
Untuk itu, ia lebih memilihkan Porter sebagai lawan berikutnya dari ikon tinju dunia tersebut.
"Errol Spence adalah petinju terbaik di kelas welter saat ini. Saya rasa bukan ide bagus untuk Pacquiao melawan Errol Spence," kata Marquez, dikutip dari IBT Times, Senin (12/8/2019).
"Shawn Porter mungkin lawan yang baik untuk Pacquiao—tidak terlalu berisiko bakal mengalami hal yang buruk sesudah pertarungan," Marquez menambahkan.
Sekedar untuk diketahui, Spence dan Porter akan bertarung dalam unifikasi gelar kelas welter IBF dan WBC pada 28 September nanti di Staples Center, Los Angeles, Amerika Serikat.
Baca Juga: 5 Berita MotoGP Terkini: Dovizioso Pecundangi Marquez, Rossi Kalah Cepat
Sementara itu, Juan Manuel Marquez merupakan satu dari sekian banyak dari rival berat Manny Pacquiao.
Tercatat duel antara Manny Pacquiao vs Juan Manuel Marquez sampai berlangsung empat kali.
Duel pertama kedua petinju berakhir seri. Pada duel kedua dan ketiga Pacquiao menang angka.
Sementara duel keempat dimenangkan Marquez lewat kemenangan KO di ronde keenam.
Berita Terkait
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Sabuk WBC Silver International Menanti: Carlos Mena Siap Patahkan Rekor Sempurna Andrei Dascalu
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
Brutal! Vartan Arutyunyan Rebut Gelar Juara Dunia Interim WBA usai Pukul TKO Yunovidov
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026