Suara.com - Jebloknya performa motor balap Yamaha dalam beberapa musim terakhir agaknya mulai terkondisikan musim ini, khususnya setelah paruh musim kedua.
Setidaknya hal tersebut tercermin dari performa Valentino Rossi. Pasca dirinya meraih serentetan hasil buruk, pembalap tim Monster Yamaha tersebut berhasil meraih posisi enam dan posisi empat secara beruntun.
Tak cuma itu, catatan waktu Rossi juga lebih baik. Dirinya berhasil meraih waktu 12 detik lebih cepat dibandingkan dengan musim lalu di sirkuit yang sama.
"Pada akhirnya, ini adalah akhir pekan yang bagus. Di atas kertas kami seharusnya kesulitan namun ternyata tidak. Kami telah mengalami peningkatan." tutur Rossi dikutip dari Crash.
"Kami telah berkembang dan lebih konsisten khususnya di sektor daya cengkeram roda. Saya memulai balapan dengan bagus dan membuat beberapa putaran cepat." imbuh pembalap bernomor 46 tersebut.
Walaupun demikian, ia harus mengakui bahwa di MotoGP Austria, Rossi kesulitan melawan pembalap muda dari tim satelit Yamaha, Fabio Quartararo.
"Saya berada di posisi yang bagus untuk bertarung meraih poidum. Namun Quartararo sedikit lebih kuat dibandingkan saya. Saya tidak mampu bertarung melawan Fabio. Namun pada akhirnya hasil tersebut cukup positif dan tidak terlalu buruk." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya