Suara.com - Pada Maret 2019 pecinta MotoGP di Indonesia mendapat kabar gembira setelah Dorna resmi menunjuk sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menggelar ajang MotoGP musim 2021. Tapi baru-baru ini ada kabar tidak mengenakkan, karena MotoGP Indonesia 2021 terancam gagal setelah bentrok dengan warga lokal.
Dilansir Speedweek, Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC) berencana untuk melakukan investasi senilai Rp 14,3 triliun untuk mewujudan sirkuit Mandalika.
Dengan konsep sirkuit Grade A, sirkuit Mandalika pun dipastikan akan menggelar MotoGP dan juga SuperBike World Championship (WSBK).
Perlu diingat, sirkuit Mandalika yang sedang dibangun adalah berjenis street circuit. Artinya perlombaan digelar di jalan raya, yang ditutup sementara untuk dijadikan sirkuit.
Proyek ini rencananya akan dimulai pada September 2019 tapi baru-baru ini beredar kabar kalau ada konflik dengan warga setempat.
Kabarnya, warga yang lahannya berada di sekitar proyek pembangunan sirkuit Mandalika belum menerima kompensasi secara utuh, karena budget yang tidak sesuai.
Pihak Dorna yang telah mendengar kabar ini pun menyebut kalau kendala ini bisa membuat penyelenggaraan MotoGP di Indonesia mundur di tahun 2022.
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah membuat pernyataan yang cukup melegakkan terkait isu tersebut.
"Memang pembebasan lahan masih jadi kesulitan yang kami hadapi tapi semuanya masih terus berjalan sebagaimana mestinya, sehingga kami pun yakin bisa mengatasi masalah tersebut," kata Zulkieflimansyah.
Baca Juga: Bikin Salfok, Ini 5 Perubahan Ajun Perwira hingga Nikahi Janda Kaya
Melanjutkan "Tidak ada alasan jika pembangunan sirkuit tidak rampung sesuai rencana. Kami dari pemerintah provinsi NTB sudah menyiapkan semuanya dengan baik, ini proyek terbesar kita karena juga berkaitan dengan destinasi wisata untuk turis."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1