Suara.com - Johan Zarco telah mengumumkan bahwa musim ini adalah musim terakhir bagi dirinya untuk balapan di MotoGP bersama tim KTM.
Diduga karena tak kunjung menunjukkan performa yang apik, mantan juara dunia Moto2 dua kali beruntun tersebut memutuskan untuk putus kontrak.
Hal tersebut tentu menimbulkan beberapa masalah bagi KTM. Dengan perginya Zarco, praktis pengembangan motor balap mereka untuk musim depan bakal terhambat.
Terkait hal ini, nasib tim oranye tersebut bergantung pada pensiunan dari Honda, Dani Pedrosa.
"Saat ini dia banyak membantu perihal pengembangan mesin dan elektronik. Tak banyak pembalap yang bisa sepeka Pedrosa." ujar Direktur Teknis KTM Sebastian Risse dikutip dari Crash.
"Jika anda memberikan sepuluh paket ke pembalap, mungkin mereka akan bilang 'ah, inilah motor yang kuinginkan'. Namun di situlah peran Pedrosa, khususnya musim depan. Dia akan mengetes paket motor tersebut bersama pembalap lainnya." imbuhnya.
Selain itu, mereka sempat menyatakan bahwa ada kemungkinan tim KTM bakal membujuk Dani Pedrosa untuk kembali dari masa pensiunnya. Namun hal tersebut tentu bertentangan dengan kontrak Pedrosa yang menyatakan secara jelas bahwa dirinya enggan kembali berkompetisi di atas lintasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026
-
Target Utama Jonatan Christie Tahun Ini: Juara Indonesia Open 2026!
-
Hajar Wakil Prancis, Adnan/Indah Tantang Ranking 1 Dunia di 16 Besar Indonesia Open 2026!
-
Transformasi Istora Senayan Jadi Arena Sportainment Kelas Dunia di Indonesia Open 2026
-
Daftar 21 Wakil Tuan Rumah di Indonesia Open 2026: dari Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri
-
Alwi Farhan Bongkar 'Trauma' Thomas Cup, Bidik Kebangkitan di Indonesia Open 2026
-
Perang Bintang di Istora, Indonesia Open 2026 Siapkan Hadiah Rp25 Miliar!
-
Indonesia Open 2026: Shohibul Fikri Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up saat Tampil di Istora
-
Dibuka Satria Muda vs Bogor Hornbills, Ini Jadwal Semifinal IBL 2026