Suara.com - Rival di lintasan, kawan di luar sirkuit. Itulah gambaran keakraban antara pembalap tim satelit Honda, Cal Crutchlow dan pembalap tim satelit Ducati, Jack Miller.
Sama-sama berada di tim satelit, kedua pembalap ini kerap terlibat aksi duel di lintasan. Mereka pun juga bersaing ketat untuk memperebutkan titel pembalap satelit terbaik musim ini.
Crutchlow yang merasa kerap berada di belakang Miller, lama-lama merasa gerah. Ia pun melontarkan ejekan terhadap pembalap asal Australia tersebut.
Melalui sebuah unggahan di akun Instagram, Crutchlow menyatakan bahwa dirinya tak betah berada di belakang Miller. Crutchlow mengklaim sebab mengapa ia tidak betah adalah karena Miller bau.
"Jacky. Bau apa itu? Saya tak tahan. Saya berusaha mendahului dan selalu kembali melorot. Saya mencoba dan mencoba terus. Kasih tau dong apa yang terjadi di garasi kalian di akhir pekan dan mengapa jadi bau?." ujar Crutchlow melalui akun Instagramnya.
Tentu saja unggahan tersebut merupakan candaan, seperti yang kerap dilakukan antara keduanya. Namun tetap saja perkataan Cal Crutchlow tersebut berhasil memancing sederet reaksi kocak di antara warganet. Berikut beberapa komentar di antaranya.
"Mungkin dia kentut. Sebelumnya ia sempat kentut di motor dan jok motornya terlepas." ujar @nicevatheo.
"Mungkin itu bau Ducati yang terbakar." ujar @breugelmansyve.
Baca Juga: Kota-Kota Besar Bakal Ikuti Jejak Jakarta Gunakan Bus Listrik?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026
-
Veda Ega Pratama Finis Posisi ke-15 di Latihan Moto3 GP Ceko, Harus Lewati Q1