Suara.com - Legenda balap Formula 1 (F1) Michael Schumacher, sebelumnya dikabarkan dibawa ke Prancis untuk mendapat perawatan lanjutan di sebuah ruah sakit di Paris. Teranyar, sang pembalap asal Jerman itu dikabarkan telah siuman.
Mengutip Le Parisien, pembalap 50 tahun itu sudah dirawat di Rumah Sakit George Pompidou, sejak Senin (9/9/2019) dan mendapat perawatan transfusi sel induk dari Philippe Menasche, seorang ahli bedah.
Transfusi sel induk tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah anti inflamasi sistemik, yang berguna untuk organ otak Michael Schumacher.
Dilansir AS, seorang perawat dari unit kardiologi meyakinkan bahwa usai perawatan itu, Michael Schumacher telah siuman.
"Ya, dia mendapat perawatan di sini dan Aku bisa meyakinkan kalau ia telah siuman," katanya kepada Le Parisien.
Sebagai pengingat, Michael Schumacher sudah kurang lebih enam tahun mengalami koma usai mengalami kecelakaan saat bermain ski.
Kecelakaan tersebut membuat tujuh kali juara dunia F1 itu mengalami cedera otak yang cukup parah dan membuatnya tak sadarkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Ganda Putra Indonesia Berguguran, Raymond/Joaquin Tak Terbeban Jadi Tumpuan di Indonesia Open 2026
-
Kecepatan Shuttlecock Jadi Pembeda, Jafar/Felisha Revans Wakil Korea di Indonesia Open 2026
-
Fajar Alfian Akui Penampilan Terburuk Bersama Fikri Usai Tersingkir di Indonesia Open 2026
-
Pitchamon 'Pink' Terpukau Atmosfer Istora Senayan, Sebut Suporter Indonesia Sangat Menggemaskan
-
Isu Anggaran, PBVSI Masih Menunggu soal Keikutsertaan Timnas Voli di Asian Games 2026
-
Cerita An Se-young Akrab dengan Megawati Hangestri, Persahabatan Lintas Cabor
-
Indonesia Open 2026: Fadia/Tiwi Singkirkan Ranking 3 Dunia, Ungkap Rahasia Comeback
-
Lanny/Apriyani Lupakan Target ke Olimpiade 2028, Pilih Evaluasi Menyeluruh
-
Timnas Voli Putri Indonesia Bidik Empat Besar Piala AVC Putri 2026 di Filipina
-
Kimi Antonelli Waspadai Ancaman Ferrari pada GP Monako 2026