"Orang tua enggak tahu saya ke Tangerang. Sengaja tidak kasih tahu, karena kalau saya kasih tahu diawal pasti enggak akan dikasih. Pas sampai di Tangerang baru saya hubungin mereka," ungkap Ongen.
Jadi Tentara TNI AU
Tiga tahun berselang, hidup Ongen Saknosiwi mulai berubah ke arah lebih baik lagi.
Saat mengikuti ajang Sarung Tinju Emas di Medan, Sumatera Utara, ia mendapat tawaran untuk masuk tentara TNI AU.
"Saya ditawarin masuk tentara oleh Kolonel Siswanta. 2014 ikut daftar Tamtama 68, dan lolos. Pelantikan jadi tentara pada tahun 2015," beber Ongen.
Memiliki profesi ganda—tentara dan petinju—tak membuat Ongen kewalahan. Menurutnya pihak TNI AU memberikan dispensasi bila ia sedang melakukan persiapan bertanding.
"Kalau lagi persiapan buat tanding, saya dikasih dispensasi untuk fokus latihan. Saya juga mendapat dukungan penuh dari komandan," jelas Ongen.
Keberhasilan Ongen Saknosiwi meraih sabuk kelas bulu WBC Asia Boxing Council Continental, membuatnya mendapat kenaikan pangkat luar biasa dari TNI AU.
Pangkatnya dinaikkan dari prajurit satu ke prajurit kepala, plus bonus Rp 50 juta.
Baca Juga: Tarung 17 November, Siapa Calon Lawan Daud Yordan? Ini 'Ciri-cirinya'
"Bonusnya untuk biaya kuliah kedua adik saya, dan juga berbagi kepada orang tua," ujar Ongen.
Juara Dunia
Sementara itu, pihak Mahkota Promotion selaku promotor Ongen Saknosiwi, menargetkan dalam dua tahun ke depan Ongen sudah bisa mencapai level juara dunia.
"Saya pribadi punya planning dalam dua tahun ke depan membawa Ongen menjadi juara dunia," tukas Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim.
Berita Terkait
-
Tarung Lagi 17 November, Ongen Saknosiwi Masuk Undercard Partai Daud Yordan
-
Tinju Dunia: Jelang Duel WBC Silver, Daud Yordan Kemungkinan TC di Thailand
-
Catat! Ini Tanggal Pertarungan Petinju Indonesia Daud Yordan Berikutnya
-
Terungkap! Begini Perasaan Ongen pada Malam Sebelum Rebut Sabuk WBC Asia
-
Tinju Dunia: Dapat Bonus Rp 50 Juta, Ongen Sisihkan untuk Biaya Kuliah Adik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026