Suara.com - Pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow menanggapi isu ditendangnya pembalap asal Perancis, Johann Zarco dari KTM.
Menurut Crutchlow, Zarco bisa saja memiliki kecepatan yang seimbang dengan Fabio Quartararo jika Zarco masih berada di tim Yamaha.
Bukan tanpa dasar, baik Zarco maupun Crutchlow sama-sama pernah bergabung dengan tim satelit Yamaha yang waktu itu masih bernama tim Tech3 Yamaha.
Walaupun berbeda periode, Crutchlow merasa bahwa motor tersebut bisa berpengaruh besar pada performa pembalap.
"Dia adalah pembalap yang lembut, saya tidak mencoba mengguruinya namun jika ia tetap berada di Yamaha mungkin ia bakal setajam Quartararo saat ini. Sebab gaya balapnya cocok dengan motor Yamaha." ujar Crutchlow dikutip dari Crash.
Crutchlow juga menyoroti adanya kemungkinan bahwa Zarco mungkin saja bergabung dengan tim Repsol Honda.
"Jika Zarco berpikir bahwa Honda lebih baik dari KTM, dia perlu berpikir ulang." ujar pembalap asal Inggris tersebut.
Saat ini, Zarco telah mengakhiri musim lebih awal lantaran dirinya tidak diperbolehkan oleh KTM untuk berada di atas motor balap.
Dengan minimnya kursi kosong musim 2020, praktis kecil harapan bagi Zarco untuk tampil reguler di musim depan.
Baca Juga: Jago Balapan, Valentino Rossi Kikuk saat Memainkan Dirinya di Game MotoGP
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar