Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan tidak dalam kondisi terbaik saat memenangi laga semifinal China Open 2019 menghadapi wakil tuan rumah, Li Jun Hui/Liu Yu Chen, Sabtu (21/9/2019).
Mohammad Ahsan diketahui mengalami sedikit cedera di betis kanan dan kirinya. Cedera itu sudah membekap Ahsan saat memainkan laga babak kedua menghadapi pasangan Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko.
Saat memainkan laga perempat final menghadapi Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang), kondisi cedera pebulutangkis 32 tahun itu juga diketahui belum pulih.
Namun, kondisi tersebut nyatanya tak membuat semangat Hendra/Ahsan mengendur. Juara All England dan Kejuaraan Dunia 2019 tersebut justru tampil apik dan berhasil mengandaskan Li/Liu dua game langsung, 22-20, 21-11.
Usai laga, Mohammad Ahsan menjelaskan bahwa kondisi cedera memaksa dirinya dan Hendra sedikit mengubah strategi bermain. Hal itu dilakukan untuk mengakomodir pergerakannya yang terbatas akibat cedera.
"Kuncinya tadi di game pertama, setelah menang di game pertama, di game kedua kami jadi lebih tenang," ujar Mohammad Ahsan dalam rilis yang diterima Suara.com, Sabtu (21/9/2019).
"Kondisi kaki saya masih sama, tadi tidak banyak reli dan memang sengaja sebisa mungkin tidak banyak bergerak. Memang kami sengaja ubah strategi karena pergerakannya terbatas," sambungnya.
Sementara Hendra Setiawan mengaku kaget bisa memenangkan laga semifinal dengan cukup mudah. Selain karena masalah cedera, Li/Liu diketahui merupakan salah satu ganda putra yang bertengger di jajaran elit dunia.
"Memang lapangannya ada angin, tadi di game pertama kami kalah angin. Kami kaget juga bisa menang dua game langsung, dan game keduanya cukup mudah, mungkin mereka lagi nggak enak mainnya," tutur Hendra.
Baca Juga: Pecundangi Wakil Denmark, Anthony Ginting Melaju ke Final China Open 2019
Dengan kemenangan tersebut, Hendra/Ahsan telah membukukan delapan kali final di sepanjang 2019. Dari tujuh final sebelumnya, ganda putra yang kini berkarier di jalur profesional itu sukses memenangkan tiga gelar.
Kemenangan Hendra/Ahsan juga turut memasitkan bahwa Indonesia sudah memastikan satu gelar juara dari sektor ganda putra.
Pasalnya, di laga final besok, pasangan peringkat dua dunia itu masih menunggu pemenang laga 'perang saudara' antara Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Tag
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Mundur dari Indonesia Masters 2026, Jonatan Christie Pilih Jaga Kondisi
-
Final Perdana Jonatan Christie di 2026: Harapan Gelar Super 750 di India
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Tembus Rute Neraka 1.034 KM, Juney Hanafi Jadi Orang Indonesia Pertama Juara Lintang Flores
-
Veda Ega Pratama Bangkit di Le Mans, Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Dino Prizmic Singkirkan Idolanya, Novak Djokovic Gagal Melaju di Roma 2026
-
DBL Resmi Luncurkan Super Teacher, Benahi Manajemen Talenta Basket Pelajar