Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus bersusah payah merebut tiket babak kedua Korea Open 2019, Rabu (25/9).
Hadapi wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di babak pertama, mereka tertinggal lebih dulu sebelum membalikkan keadaan dan menang 22-24, 21-10, 21-13.
Khusus di game pertama, Kevin/Marcus mengaku sempat kehilangan fokus setelah sempat unggul jauh 17-12, dan merebut game poin 20-18.
Akibatnya, mereka berbalik tertinggal dan kalah dari peringkat 13 dunia itu.
Kehilangan game pertama membuat semangat The Minions—julukan Kevin/Marcus—berkobar.
Peringkat satu dunia itu tak memberikan lagi kesempatan bagi wakil Malaysia untuk mengembangkan permainan hingga akhirnya mengunci kemenangan.
"Mereka tidak gampang mati, defend-nya rapat dan depannya bagus juga," ungkap Marcus usai laga babak pertama Korea Open 2019, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (25/9/2019).
"Terus satu dua poinnya pas servis dia bagus. Kami tadi lengah pas di game pertama," Marcus menambahkan.
Selain Kevin/Marcus, sektor ganda putra Indonesia juga meloloskan Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.
Baca Juga: The Minions Absen, Ini Skuat Tim Bulutangkis Indonesia di SEA Games 2019
Mereka lolos usai menekuk wakil China Taipei, Lee Jhe Huei/Yang Po Hsuan, di babak pertama Korea Open 2019 dengan skor 22-20, 20-22, dan 21-18.
Tag
Berita Terkait
-
Korea Open 2019: Greysia / Apriyani Perpanjang Dominasi Atas China Taipei
-
Korea Open: Jumpa Praveen / Melati, Hafiz / Gloria Ingin Putus Tren Negatif
-
Korea Open 2019: Tuntaskan Dendam, Hafiz / Gloria ke Babak Kedua
-
Jadwal Laga Babak Pertama Korea Open 2019: 10 Wakil RI Tanding Hari Ini
-
Demo Mahasiswa Berujung Ricuh, Rinov: Pray for Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko