Suara.com - Kesabaran pihak Ducati akan performa Danilo Petrucci tampaknya mulai menipis. Tim yang bermarkas di Bologna, Italia itu mengancam merotasi Petrucci dengan pebalap lain.
Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menyebut Jack Miller yang saat ini memperkuat Pramac Racing—tim satelit Ducati—jadi kandidat utama pebalap Ducati di MotoGP 2021.
"Jack adalah kandidat pebalap tim pabrikan di tahun 2021," kata Tardozzi dikutip dari Tuttomotoriweb, Senin (14/10/2019).
Sejak paruh musim kedua MotoGP 2019, performa Danilo Petrucci mengalami penurunan cukup drastis. Dalam enam seri terakhir Petrucci selalu finis di luar 5 Besar.
Buruknya daya cengkeram ban belakang Ducati Desmosedici GP19 disebut jadi penyebab sulitnya Petrucci bersaing di barisan depan.
Di klasemen sementara pebalap MotoGP 2019, Danilo Petrucci menempati peringkat kelima dengan koleksi 162 poin.
Dia hanya terpaut satu poin dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) yang menduduki posisi keempat, dan lima poin dari Alex Rins (Suzuki Ecstar) yang berada di peringkat ketiga.
"Kami sangat memperhatikan masalah dan kekhawatiran Danilo. Karena kami butuh dia bisa tampil kuat pada musim 2020," ujar Tardozzi.
Kontrak Danilo Petrucci bersama Ducati baru akan habis pada akhir tahun 2020 mendatang.
Baca Juga: 5 Petenis Wanita Terkaya Sepanjang Masa, Nomor 2 Si Cantik Maria Sharapova
Pebalap 28 tahun ini sebelumnya pada Juni lalu mendapat perpanjangan kontrak selama semusim.
Sementara Tardozzi menjelaskan alasan pihaknya menjadikan Jack Miller kandidat pebalap Ducati di MotoGP 2021, salah satunya karena faktor usia.
Pebalap Australia itu diketahui baru berusia 24 tahun, usia yang relatif muda untuk ukuran pebalap.
"Kami berharap Jack bisa selangkah lebih maju lagi. Karena dia salah satu kandidat pebalap di grup kami di masa depan," tukas Tardozzi seraya memberi peringatan kepada Danilo Petrucci.
Berita Terkait
-
Utak-atik Poin, Ini Alasan Mengapa Ducati Harus Tetap Ngotot di Sisa Musim
-
Forcada: Gaya Balap Marquez Bertolak Belakang dengan Lorenzo
-
MotoGP 2019: Nganggur, Johann Zarco Perkuat Honda di 3 Seri Terakhir?
-
'Bukan Lagi' Dovi atau Rossi, Marquez Ungkap Rival Utamanya Musim Depan
-
Coba Salip Marquez di Tikungan Terakhir, Quartararo Takut Ngga Bisa Tidur
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko
-
Marc Marquez Bidik Kemenangan Beruntun, Siap Tampil Maksimal di MotoGP Ceko 2026
-
Muhamad Yusuf Singkirkan Unggulan Pertama, Melaju ke Semifinal Macau Open 2026