Suara.com - Sirkuit Buriram Thailand bisa dibilang merupakan salah satu sirkuit yang paling baru yang ada di kalender MotoGP.
Baru dua kali menghelat balapan MotoGP, sirkuit ini menjadi sorotan lantaran temperatur udara yang tergolong tinggi.
Terkait hal tersebut, sempat muncul wacana penyelenggaraan balapan di malam hari. Namun hal tersebut dibantah oleh pihak penyelenggara balap.
"Balapan malam hari di Buriram bukan merupakan bagian dari rencana di 2020, namun bisa jadi ide untuk masa yang akan datang." ujar juru bicara Dorna dikutip dari Crash.
"Mereka harus memasang sederet perlengkapan baru yang mana itu butuh waktu dan uang." imbuh mereka.
Pada musim depan, gelaran MotoGP Thailand bakal dimajukan di bulan Maret, berbeda dengan musim ini dan musim lalu di mana balapan digelar pada bulan Oktober.
Hal tersebut mereka lakukan untuk mengakali masalah suhu udara. Namun langkah tersebut dinilai kurang efektif lantaran pada bulan Maret musim ini, saat gelaran WSBK, sirkuit tersebut diketahui lebih panas lima derajat dibandingkan saat menggelar MotoGP belum lama ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games