Suara.com - Hengkangnya pembalap MotoGP asal Perancis, Johann Zarco memicu reaksi berantai.
Adanya slot kursi kosong pada tim tersebut membuat banyak rumor beredar. Namun kabarnya tim oranye tersebut sudah menunjuk pengganti Zarco.
Dilansir dari Crash, tim pabrikan KTM telah menunjuk pembalap dari Moto2, Iker Lecuona sebagai pengganti Zarco pada 2020.
Namun keputusan tersebut masih belum resmi, mengingat pembalap tersebut baru saja teken kontrak di tim yang sama namun di kelas Moto2.
Semula pembalap tersebut digadang-gadang bakal menjadi pengganti Brad Binder yang naik kelas ke MotoGP musim depan menggantikan Hafizh Syahrin.
Walaupun demikian, bukan mustahil jika ada 'manuver' mengejutkan, mengingat KTM bisa saja melakukan perubahan rencana terhadap nasib Lecuona.
Pembalap Spanyol tersebut berusia cukup belia, yakni 19 tahun. Selama berada di Moto2 musim ini, pembalap tersebut menduduki peringkat 11 dengan total koleksi 71 poin di tabel klasemen.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya