Suara.com - Angka tak bisa bohong, pembalap tim Repsol Honda Jorge Lorenzo telah mencatatkan performa terburuknya musim ini saat dirinya melakoni balapan di MotoGP Australia pada hari Minggu lalu (27/10/2019).
Pada balapan tersebut, Lorenzo finis di urutan paling buncit, serta terpaut selisih 66 detik dari pemenang balapan, Marc Marquez.
Tak kunjung kompetitif, ia pun berkeluh kesah mengenai kondisi fisiknya.
"Saya punya kendala di segala sisi. Saya sempat memperkirakannya bahwa saya bakal terkendala di sini. Angin dingin membuat situasi memburuk." ujar Lorenzo dikutip dari Crash.
"Saya mengalami kendala baik secara fisik, performa motor dan juga rasa percaya diri. Hasil ini juga merupakan yang terburuk sejak kembali di Belanda, dan faktanya saya tak punya pace." imbuh pembalap 32 tahun tersebut.
Dengan kondisi fisiknya yang terkendala cedera, serta kegagalannya untuk beradaptasi dengan motor balap Honda, pembalap ini tetap mencoba untuk optimis pada balapan di Malaysia akhir pekan ini.
"Selanjutnya di Sepang saya akan datang dengan level yang kurang lebih sama dengan di sini dan di Jepang. Saya rasa jika balapan di Malaysia berjalan normal maka kondisinya akan lebih baik." tutur Lorenzo.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya