Suara.com - Jelang MotoGP Malaysia yang digelar di Sirkuit Sepang, Johann Zarco memasang target untuk finis di urutan tujuh besar.
Pembalap pengganti Takaaki Nakagami yang absen karena operasi tersebut di dalam rasa percaya diri yang tinggi seusai dirinya berlabuh ke tim LCR Honda.
Ditambah lagi, di balapan Australia pekan lalu, ia berhasil mengantongi tiga poin saat debut bersama tim satelit Honda tersebut.
"Australia adalah akhir pekan yang penting. Saya tidak jatuh walaupun saya tak melakukan hal menakjubkan bersama Honda." ujar Zarco dikutip dari Crash.
"Saya harus tampil maksimal mulai hari Jumat agar bisa kompetitif di hari Munggu. Cuaca di sini lebih baik dari balapan sebelumnya, ancamannya mungkin cuma hujan dan saya telah lebih mengenali motor ini sehingga saya bisa mulai balapan dengan pace yang bagus." ucap eks pembalap tim pabrikan KTM tersebut.
Ia juga merasa harus tampil jor-joran untuk membutkikan bahwa dirinya masih layak untuk mendapat kursi di MotoGP 2019 nanti.
"Saya harus berada di tujuh besar karena harus membuktikan bahwa saya bisa sejajar dengan pembalap top lainnya." ucap pembalap asal Prancis tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar