Suara.com - Di beberapa seri terakhir MotoGP musim ini, terjadi penurunan performa dari pembalap tim pabrikan Ducati, Danilo Petrucci.
Dalam lima balapan terakhir, Petrucci tak pernah sekalipun meraih podium.
Torehan tersebut berbanding terbalik dengan Jack Miller, pembalap tim satelit Ducati yang justru semakin agresif di penghujung musim.
Dalam kurun waktu yang sama, Miller telah mencetak dua kali podium, walaupun penampilannya masih belum konsisten.
Hal tersebut menimbulkan spekulasi bahwa tim pabrikan asal Italia tersebut bakal menukar posisi keduanya.
Dilansir dari Speedweek, adanya wacana ini membuat manajemen tim satelit, Pramac Ducati tersebut merasa gerah. Hal ini dikarenakan mereka masih berniat menggunakan jasa Miller.
"Kisah ini sering ditanyakan kepada kami. Tentu saja semuanya mungkin dalam dunia balapan, lagi pula Ducati Corse mempunyai kontrak kedua pembalap tersebut, namun kami berharap bahwa Miller akan bersama kami." ujar Manajer tim Pramac Ducati, Francesco Guidotti.
Tak cuma itu, sang manajer juga tidak menyukai opsi adanya Petrucci di musim depan.
"Petrucci sempat bersama kami dan kini dia di tim pabrikan. Tak ada gunanya mengembalikan pembalap tersebut." tutur sang manajer.
Baca Juga: Top 5 Olahraga: Demi MotoGP Indonesia 2021 Rossi Disebut Tunda Pensiun
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Temui Gubernur DKI, PB ORADO Perkuat Dukungan Turnamen Domino
-
Akui Terpancing Emosi, Alwi Farhan Petik Pelajaran Usai Disingkirkan Kodai Naraoka di BAC 2026
-
Jafar/Felisha Tersingkir di 16 Besar BAC 2026, Akui Kesulitan Tembus Pertahanan Lawan
-
Final Four Proliga 2026 di Solo, Perebutan Juara Putaran Pertama Panas Sejak Hari Pertama
-
BAC 2026: Jonatan Christie ke Perempat Final, Akui Sempat Buta Kekuatan Lawan
-
Sikat Rival Lama di BAC 2026, Alwi Farhan: Tak Mudah Lewati Tekanan
-
Kalah dari Watanabe di BAC 2026, Ubed Petik Pelajaran dari Mental Pantang Menyerah Lawan
-
Raymond/Nikolaus Akui Kalah Cepat dari Ganda Korea di BAC 2026
-
Fajar/Fikri Jadikan Laga Pembuka BAC 2026 sebagai Pemanasan
-
Menang Dramatis, Amri/Nita Melangkah ke Babak 16 Besar BAC 2026