Suara.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, masih belum mampu ditandingi oleh juniornya, Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.
Kali ini Hendra/Ahsan menghentikan kiprah Wahyu/Ade di babak kedua Hong Kong Open 2019 pada, Kamis (14/11).
Bertanding di Hong Kong Coliseum, The Daddies—julukan Hendra/Ahsan—menang dua game langsung, dengan skor 21-17 dan 21-18.
Kemenangan ini membuat Hendra/Ahsan belum terkalahkan dari empat pertemuan dengan Wahyu/Ade.
Usai pertandingan babak kedua Hong Kong Open 2019, Hendra/Ahsan pun memberikan tanggapan atas performa juniornya itu.
Menurut mereka masih banyak faktor teknis yang harus ditingkatkan dari peringkat 25 dunia tersebut.
"Wahyu/Ade sudah menerapkan pola main yang benar, tapi serangannnya harus lebih lagi," ungkap Hendra dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (14/11/2019).
"Sebetulnya penampilan mereka kurang lebih sama, tapi tadi mereka terlalu banyak main bertahan, serangan baliknya masih kurang," tukas Hendra.
Di babak perempat final Hong Kong Open 2019 besok, Jumat (15/11), Hendra/Ahsan akan menghadapi pemenang antara Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov (Rusia) dan Mathias Boe/Mads Conrad-Petersen dari Denmark.
Baca Juga: Gibbons: Manny Pacquiao Akan Tarung pada Kuarter Pertama 2020, Tapi...
Tag
Berita Terkait
-
Hendra / Ahsan Pulangkan Juniornya dari Hong Kong Open 2019
-
Hong Kong Open: Ruselli Taklukan Peringkat 10 Dunia, Fajar / Rian Keok
-
Link Live Streaming Bulutangkis Babak Kedua Hong Kong Open 2019 Hari Ini
-
Ditantang Jepang, Praveen: Mereka Aslinya Bukan Ganda Campuran, Tapi...
-
Jadwal Babak Kedua Hong Kong Open 2019 Hari Ini: Derby Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir
-
Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
-
Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko