Suara.com - Legenda tinju dunia George Foreman akhirnya buka suara setelah lama diam terkait alasan dibalik tak pernah mau berduel melawan Mike Tyson.
Foreman menyebut mantan petinju berjuluk Si Leher Beton itu sebagai 'mimpi buruk' di dalam ring.
Ungkapan itu didasarkan Foreman pada duel kontroversial Mike Tyson vs Evander Holyfield Jilid II, 28 Juni 1997.
Dalam pertarungan itu Tyson dinyatakan kalah karena didiskualifikasi setelah menggigit telinga Holyfield.
"Orang itu adalah mimpi buruk di dalam ring. Jika pukulan kiri dan kanannya meleset, dia akan menggigitmu," ujar Foreman, 70 tahun, dikutip dari Sport Bible, Rabu (20/11/2019).
"Saya tak mau berurusan dengan dia. Saya tak mau jadi bagian dari pertarungan dengan Mike Tyson," lanjutnya.
Lebih jauh, Foreman yang pernah jadi juara dunia dua kali kelas berat, mengkritik perilaku Mike Tyson setelah dia menggigit Holyfield.
"Dia seorang monster. Dia adalah tipe pria yang kamu lihat dalam mimpi buruk. Kamu ingin bangun dan berkata, 'Syukurlah ternyata itu hanya mimpi'," tuturnya.
"(Jadi) Tidak mungkin saya bertarung dengan Mike Tyson," pungkas Foreman, yang pernah mengukir rekor petinju tertua yang jadi juara dunia sebelum dipatahkan oleh Bernard Hopkins.
Baca Juga: Ikon Tinju Manny Pacquiao Bakal Beri Kejutan saat Pembukaan SEA Games 2019
Berita Terkait
-
5 Berita Olahraga Pilihan: Dua Petinju Indonesia Jadi Juara Dunia
-
Menang TKO, Daud Yordan: Dulu Saya Cenderung Menggebu-gebu, Sekarang...
-
Tinju Dunia: Tiga Momen Bersejarah Petinju Indonesia Daud Yordan
-
Kembali Jadi Juara Dunia dan Ukir Sejarah, Daud: Ini Kado Terbesar di...
-
Ongen Dedikasikan Gelar Juara Dunia IBA untuk TNI AU dan Rakyat Indonesia
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mario Aji Terjatuh dan Finish ke-25 di Latihan Moto2 GP Amerika Serikat
-
Veda Ega Pratama Finish ke-14 pada Sesi Latihan GP Amerika Serikat
-
Kiandra Ramadhipa Resmi akan Tampil di Moto3 Junior mulai Mei 2026
-
Berstatus Anak Baru, Doni Tata Pradita Ungkap Kelebihan Veda Ega Pratama di Moto3
-
Usai Raih Podium Ketiga, Veda Ega Pratama Kian Percaya Diri Hadapi GP AS
-
Nihil Gelar di Tur Eropa, PBSI Apresiasi Meningkatnya Daya Saing Atlet Indonesia
-
Konsistensi Jadi Tantangan Alwi Farhan di Level Elite
-
Evaluasi usai Tur Eropa, Putri KW Perlu Tingkatkan Percaya Diri dan Kematangan Permainan
-
Pelatih Ungkap 3 Kekurangan Raymond/Joaquin, Terutama Aspek Non Teknis
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati