Suara.com - Pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow berujar bahwa Jorge Lorenzo masih mempunyai banyak potensi bersama Honda jika saja ia tak terburu-buru pensiun.
Hal tersebut bertolak belakang dengan pendapat legenda MotoGP, Casey Stoner yang berujar bahwa pembalap yang akan kesulitan menggunakan motor Honda jika sebelumnya mereka menggunakan motor dari pabrikan lain.
"Saya tetap pada pendirian saya bahwa saya percaya jika Lorenzo mungkin akan kompetitif dan berakhir baik di Honda jika dia tak pensiun." ujar Crutchlow dikutip dari Crash.
"Namun saya paham keputusannya, bahkan lebih dari mereka yang se-paddock dengannya. Dia harus bahagia." imbuhnya.
Crutchlow juga pernah merasakan hal yang sama saat ia terjatuh di Phillip Island musim lalu, di mana ia mengalami cedera parah yang bahkan belum sembuh musim ini.
"Saat dia terjatuh di Assen, dia bilang tidak ingin lanjut. Saya paham karena saya juga merasakan hal yang sama di Australia." tutur pembalap asal Inggris ini.
"Saya tak terkejut dengan keputusan Lorenzo. Ambil saja pembalap dari Yamaha atau Ducati dan biarkan mereka naik motor Honda. Anda akan tahu bahwa motor ini sulit digunakan." kata Crutchlow.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Orleans Masters 2026: Melangkah ke Perempat Final, Amri/Nita Percaya Diri Hadapi Persaingan
-
Orleans Masters 2026: Pantang Menyerah, Raymond/Joaquin Sukses Raih Tiket Delapan Besar
-
Orleans Masters 2026: Kalah dari Rival Lama, Anthony Sinisuka Ginting Ungkap Penyebabnya
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Leo/Bagas Evaluasi Kontrol Permainan
-
Orleans Masters 2026: Lolos ke Perempat Final, Rachel/Febi Optimis Bidik Gelar Juara
-
Orleans Masters 2026: Anthony Ginting Bersua Rival Lama di Babak 16 Besar
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games